KabarDermayu.com – Dewa United Banten berhasil mengukuhkan diri sebagai juara Grup A dalam ajang Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026. Prestasi ini diraih setelah mereka mengalahkan tim tuan rumah, Hi-Tech Basketball Club, dengan skor akhir 103-97. Pertandingan penentu ini dilangsungkan di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, pada Jumat, 1 Mei 2026.
Meskipun telah memastikan posisi puncak klasemen, pelatih Dewa United Banten, Julbe Bosch, menekankan pentingnya untuk tidak cepat berpuas diri. Pelatih asal Spanyol tersebut menginstruksikan para pemainnya untuk segera mengalihkan fokus penuh pada babak Final Six, yang diprediksi akan menyajikan tantangan yang jauh lebih berat.
“Kami bermain dengan penuh keseriusan, meskipun kami menyadari bahwa memenangkan setiap pertandingan sebelumnya tidaklah mudah, apalagi harus bertanding dalam interval waktu yang berdekatan,” ujar Bosch pasca laga melawan Hi-Tech, seperti yang dilansir dari ANTARA.
Bosch memberikan apresiasi tinggi atas kemampuan para pemainnya, termasuk Rio Disi, dalam menjaga ritme permainan, khususnya di sektor penyerangan. Namun, ia juga menyoroti beberapa aspek yang masih memerlukan perbaikan, terutama di lini pertahanan dan urusan rebound. Menurutnya, status juara grup ini sejatinya hanyalah sebuah modal awal untuk membangun mentalitas juara dan konsistensi yang kuat menuju fase-fase kompetisi yang lebih krusial.
Baca juga di sini: Peningkatan Laba Bersih Bank Neo Commerce Dongkrak CAR
“Target utama kami bukanlah sekadar menjadi juara grup. Kami datang ke turnamen ini dengan ambisi besar, termasuk keinginan untuk menembus partai final demi meraih tiket ke BCL Asia 2026,” tegasnya.
Senada dengan pernyataan pelatihnya, guard Dewa United, Rio Disi, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama tim yang solid. Ia secara khusus menyoroti kemampuan tim dalam meminimalkan turnover atau kesalahan-kesalahan yang tidak perlu, yang menjadi kunci kemenangan atas wakil dari Thailand tersebut.
“Semua ini adalah hasil dari kerja sama seluruh pemain. Kami berhasil mengendalikan jalannya pertandingan hingga akhirnya mengamankan posisi teratas di grup,” ungkap pemain dengan nomor punggung sembilan tersebut.
Selama fase grup yang digelar di tiga negara berbeda, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand, Dewa United berhasil mengumpulkan total 10 poin. Mereka mencatatkan rekor 4 kemenangan dan 2 kekalahan. Dua kekalahan tersebut diterima saat berhadapan dengan tim asal Malaysia, Johor Southern Tigers (JST).
Pada babak Final Six mendatang, keenam tim terbaik dari Grup A dan Grup B akan kembali dibagi ke dalam dua grup baru. Tim yang berhasil menduduki posisi dua teratas di masing-masing grup tersebut akan berhak melaju ke babak semifinal. Tujuan utama Dewa United adalah menjadi salah satu finalis, karena dua tim terbaik di ajang BCL Asia-East 2026 ini akan mendapatkan tiket otomatis untuk berpartisipasi di putaran final BCL Asia 2026.





