KabarDermayu.com – Lagu berjudul “Kicau Mania” yang dibawakan oleh Ndarboy Genk tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Sejak dirilis pada 22 Januari 2026, lagu ini berhasil menarik perhatian publik dan popularitasnya terus bertahan hingga pertengahan tahun, menjadi salah satu karya musik yang melejit secara organik.
Di balik kesuksesan tersebut, Ndarboy Genk mengungkapkan bahwa ide awal lagu ini berakar dari kecintaannya yang sangat personal terhadap burung kicau, khususnya murai batu. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah acara talkshow di televisi.
“Sebetulnya pertamanya karena memang Ndarboy itu hobinya burung murai batu,” ungkap Ndarboy Genk, seperti dikutip pada Senin, 4 Mei 2026.
Berawal dari Komunitas Pecinta Burung
Awalnya, lagu “Kicau Mania” tidak diciptakan sebagai karya komersial berskala besar. Ndarboy menjelaskan bahwa lagu tersebut dibuat untuk memberikan semangat kepada komunitas kecil yang ia miliki, yaitu Ndarboy BC (Bird Club).
Komunitas ini beranggotakan para pecinta burung yang aktif mengikuti kegiatan lomba kicau atau gantangan. Semangat kebersamaan dan solidaritas di dalam komunitas inilah yang ingin ia tuangkan dalam lagu.
“Kita punya komunitas Ndarboy BC (Bird Club). Jadi jadwal manggung Ndarboy sama jadwal gantang anak-anak lebih padat jadwal nggantangnya anak-anak,” jelasnya.
“Sebetulnya cuma pengin kasih semangat buat anak-anak pecinta kicau mania,” tambahnya.
Melebar ke Berbagai Kalangan
Tak disangka, lagu yang awalnya ditujukan untuk lingkup terbatas tersebut justru berkembang pesat dan diterima oleh berbagai kalangan. “Kicau Mania” tidak hanya populer di kalangan pecinta burung, tetapi juga merambah komunitas lain seperti otomotif hingga tren tarian di media sosial.
Ndarboy sendiri mengaku terkejut dengan arah perkembangan lagunya yang tidak terduga.
“Ternyata kok ramai di otomotif, sampai ada dance-nya itu,” ujar Ndarboy dengan nada heran.
Baca juga: Wakil Menteri Agama Tuntut Hukuman Berat bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
“Kayak enggak nyambung, ini mau kemana arahnya sih lagunya,” ucapnya keheranan.
Kolaborasi yang Tak Terduga
Kesuksesan lagu ini juga tak lepas dari peran Banditoz, sosok yang ternyata memiliki peran penting dalam proses kreatifnya. Banditoz, yang merupakan idola Ndarboy sejak muda, menjadi pihak pertama yang menggagas lagu tersebut.
Setelah mendengar bagian reff yang dibuat oleh Banditoz, Ndarboy langsung tertarik untuk mengembangkan lagu tersebut secara bersama-sama.
“Kita garap lagi liriknya, ayo kolab,” katanya.
Kolaborasi ini berjalan secara natural tanpa target besar. Baik Ndarboy maupun Banditoz mengaku tidak pernah membayangkan lagu tersebut akan menjadi viral dan dikenal luas.
“Awal kita berdua berkonsep Kicau Mania sama mas Ndarboy Genk tidak ada niatan harus viral, sampai booming,” ujar Banditoz.
“Karena bagi saya, karya itu tidak ada yang jelek, bagus semua. Alhamdulillah di luar ekspektasi saya berdua,” lanjutnya.
Viral Tanpa Rekayasa
Kesuksesan “Kicau Mania” menjadi bukti bahwa karya yang lahir dari kejujuran dan kedekatan dengan komunitas dapat menemukan jalannya sendiri. Tanpa strategi pemasaran besar-besaran, lagu ini justru tumbuh secara alami melalui kekuatan media sosial dan dukungan berbagai komunitas.





