Cara Arab Saudi Mengatur Pergerakan Jemaah Haji di Mina dengan Teknologi Sensor

oleh -4 Dilihat
Cara Arab Saudi Mengatur Pergerakan Jemaah Haji di Mina dengan Teknologi Sensor

KabarDermayu.com – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memperkenalkan sistem sensor pintar di Mina yang terhubung dengan kartu Nusuk. Sistem ini dirancang untuk mengatur pergerakan jemaah haji secara seketika.

Inovasi teknologi ini merupakan integrasi pertama yang bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan kerumunan. Tujuannya juga untuk memperlancar pergerakan antar lokasi dan memberikan analisis akurat bagi pengambil keputusan selama musim Haji 1447 Hijriah.

Baca juga: Produk Non-Halal Boleh Masuk Indonesia dengan Label Non-Halal

Kartu Nusuk, yang tersedia dalam format digital dan cetak, menjadi alat utama dalam sistem ini. Kartu tersebut memungkinkan verifikasi identitas jemaah serta akses yang lebih lancar ke lokasi-lokasi suci dan Masjidil Haram.

Dengan menghubungkan kartu Nusuk ke platform izin terpadu, kementerian dapat mempercepat waktu respons dan meningkatkan kualitas layanan. Hal ini sangat krusial dalam mengelola jutaan jemaah.

Di lapangan, sistem sensor pintar ini membantu petugas mengidentifikasi data jemaah secara akurat. Hal ini secara signifikan mengurangi risiko jemaah tersesat dan memastikan akses yang tertib ke tenda serta transportasi yang telah disediakan.

Untuk mendukung persiapan awal jemaah, kartu Nusuk telah didistribusikan di negara asal jemaah sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci. Ini memastikan jemaah siap sejak awal.

Membawa dan mengaktifkan kartu Nusuk kini menjadi syarat wajib untuk memasuki Makkah. Selain itu, kartu ini juga diperlukan untuk memasuki lokasi-lokasi suci lainnya dan Masjid Nabawi, termasuk area Al-Rawdah Al-Sharifah.

Pengembangan sistem digital ini dilakukan setelah evaluasi keberhasilan musim Haji sebelumnya. Pada musim haji sebelumnya, lebih dari 1,6 juta kartu Nusuk telah didistribusikan kepada jemaah dan sekitar 90.000 kartu untuk petugas.