Trump Siapkan Rencana Cadangan Jika Gagal dengan Iran: Apa Isinya?

oleh -6 Dilihat
Trump Siapkan Rencana Cadangan Jika Gagal dengan Iran: Apa Isinya?

KabarDermayu.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melayangkan peringatan tegas kepada Iran. Ia mengindikasikan kemungkinan peningkatan aksi militer di Selat Hormuz apabila kesepakatan dengan Iran tidak tercapai.

Trump juga mengancam akan mengaktifkan kembali dan memperluas operasi yang dikenal sebagai Project Freedom, yang saat ini dihentikan sementara. Pernyataan ini disampaikan Trump kepada awak media di Gedung Putih pada Jumat waktu setempat.

“Kalau semuanya tidak segera disepakati dan dibereskan, kami akan mengambil jalur lain,” ujar Trump, seperti dikutip dari laman Anadolu Agency pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan Amerika Serikat kembali menjalankan Project Freedom, Trump tidak menutup pintu. Ia menyatakan bahwa hal tersebut sangat mungkin terjadi.

“Saya rasa tidak tapi kemungkinan itu masih terbuka,” tegasnya.

Trump kemudian menjelaskan bahwa Pakistan, yang berperan sebagai mediator dalam pembicaraan antara Washington dan Teheran, telah meminta Amerika Serikat untuk menahan diri dari melanjutkan operasi militer tersebut.

Baca juga: Hotman Paris Ungkap Modus Licik Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati

“Kami mungkin akan kembali ke Project Freedom jika tidak ada perkembangan. Itu akan menjadi Project Freedom Plus, artinya Project Freedom ditambah hal-hal lain,” kata Trump. Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai langkah tambahan yang dimaksud dalam operasi yang diperluas tersebut.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah memang telah meningkat tajam sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu respons balasan dari Teheran terhadap Israel dan negara-negara sekutu Amerika Serikat di wilayah Teluk.

Salah satu dampak dari eskalasi ini adalah penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran yang vital bagi perdagangan global. Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April, yang dimediasi oleh Pakistan. Namun, perundingan yang berlangsung di Islamabad belum mampu menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang jelas. Sejak 13 April, Amerika Serikat telah memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz.

Pada Selasa lalu, Trump mengumumkan bahwa militer AS akan menghentikan sementara Project Freedom. Tujuannya adalah untuk memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa blokade Amerika Serikat akan tetap berlaku sepenuhnya.