Satu Bulan: Iran Beri AS Tenggat Akhiri Blokade Selat Hormuz

oleh -4 Dilihat
Satu Bulan: Iran Beri AS Tenggat Akhiri Blokade Selat Hormuz

KabarDermayu.com – Iran telah menetapkan batas waktu satu bulan bagi Amerika Serikat untuk bernegosiasi mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Selain itu, Iran juga menuntut AS mengakhiri blokade maritim serta menghentikan perang di Iran dan Lebanon secara permanen. Informasi ini dilaporkan oleh Axios dan dikutip pada Minggu, 3 Mei 2026.

Iran telah menyerahkan proposal revisi yang terdiri dari 14 poin kepada Amerika Serikat pada Kamis, 30 April 2026.

Baca juga di sini: Foto Fadly Faisal dan Maudy Effrosina Tuai Doa Netizen

Dua sumber yang memiliki informasi mengenai dokumen tersebut menyatakan bahwa proposal Iran menetapkan kerangka waktu yang ketat, yaitu satu bulan, untuk mencapai kesepakatan. Kesepakatan ini mencakup akses maritim, penghentian blokade laut, dan gencatan senjata yang berkelanjutan.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu, 2 Mei 2026, menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan serangan baru terhadap Iran. “Jika mereka berperilaku buruk, jika mereka melakukan hal jahat, tapi sekarang kami akan lihat. Hal itu bisa terjadi, tentu saja,” ujar Trump.

Menurut sumber-sumber tersebut, proposal tersebut menguraikan bahwa tahap pembicaraan selanjutnya akan dilaksanakan hanya setelah kesepakatan awal tercapai. Fokus negosiasi pada isu program nuklir akan dilanjutkan selama satu bulan tambahan.

Meskipun sebelumnya Trump menyatakan ketidakpuasan terhadap proposal Iran, menjelang keberangkatannya ke Miami pada Sabtu, ia berjanji akan mengkaji proposal tersebut selama penerbangan.

“Mereka telah menyampaikan kepada saya tentang konsep kesepakatannya. Mereka akan menyampaikan pernyataan persisnya saat ini,” kata Trump.

Namun, Trump kemudian menyampaikan nada yang lebih keras melalui media sosial Truth Social. Ia menuduh Iran belum membayar harga yang setimpal atas tindakan mereka terhadap kemanusiaan dan dunia selama 47 tahun terakhir.

Dalam pernyataan yang sama kepada awak media, Trump menyebut blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai langkah yang sangat bersahabat. Hal ini tidak bertentangan dengan klaimnya bahwa permusuhan telah berakhir. (Ant)

Sumber: Anadolu