Kurir JNE di Bandung Dikerjai saat Berteduh dari Hujan, Pelaku Awalnya Minta Plastik

oleh -8 Dilihat
Kurir JNE di Bandung Dikerjai saat Berteduh dari Hujan, Pelaku Awalnya Minta Plastik

KabarDermayu.com – Seorang kurir JNE di Bandung menjadi korban aksi begal saat dirinya sedang berteduh dari hujan deras. Dalam insiden tersebut, pelaku yang berjumlah empat orang menodongkan senjata tajam dan berhasil membawa kabur sepeda motor serta belasan paket yang dibawa oleh korban.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu siang, 3 Mei 2026, di Jalan Maksudi, RW 04, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Korban diketahui bernama Hasan.

Kejadian berawal ketika Hasan berhenti untuk mencari tempat berteduh karena hujan deras. Saat itu, ia sedang dalam perjalanan mengantarkan paket kepada pelanggannya. Tiba-tiba, dua orang pelaku datang menghampiri dengan menggunakan sepeda motor dan berpura-pura ikut berteduh.

Baca juga: Prabowo dan Garudayaksa FC: Pengakuan Jujur Sang Pelatih

Tak berselang lama, situasi berubah menjadi mencekam ketika dua pelaku lainnya datang menyusul. Salah satu pelaku awalnya meminta plastik kepada Hasan untuk melindungi ponselnya dari guyuran hujan.

“Salah satu pelaku sempat meminta plastik kepada korban untuk melindungi telepon genggamnya dari hujan. Namun, tak berselang lama, pelaku kembali dengan membawa senjata tajam dan langsung menodong sajam,” ujar Hasan, seperti dikutip pada Senin, 4 Mei 2026.

Hasan mengaku sempat berusaha menghindar dari ancaman tersebut, namun ia hampir terluka dan akhirnya terjatuh. Dalam kondisi yang tak berdaya, para pelaku langsung mengambil kesempatan untuk merampas sepeda motor serta 13 paket yang dibawa oleh Hasan.

Setelah kejadian tersebut, Hasan segera melaporkan insiden yang dialaminya kepada rekan kerjanya dan pihak berwenang. Ia juga menceritakan bagaimana awal mula dua dari empat pelaku berhasil diamankan oleh warga.

Penangkapan tersebut berawal dari penelusuran warga yang berhasil mendeteksi sepeda motor yang digunakan pelaku. Informasi mengenai sepeda motor tersebut kemudian dilaporkan melalui media sosial, yang akhirnya mengarah pada penangkapan.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan upaya pengembangan untuk memburu dua pelaku lainnya yang hingga kini masih dalam daftar pencarian orang (buron).