Kasus Campak Tinggi, Dokter Ingatkan Risiko Komplikasi Serius

oleh -6 Dilihat
Kasus Campak Tinggi, Dokter Ingatkan Risiko Komplikasi Serius

KabarDermayu.com – Kasus campak masih menjadi ancaman kesehatan yang signifikan di Indonesia, bahkan hingga tahun 2026. Penyakit yang sangat menular ini, meskipun dapat dicegah melalui imunisasi, terus ditemukan di berbagai wilayah dengan tingkat penularan yang cukup tinggi, terutama pada anak-anak yang belum memiliki kekebalan tubuh yang optimal.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sepanjang tahun 2025, tercatat puluhan ribu kasus suspek campak di seluruh Indonesia. Ribuan dari kasus tersebut telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium, dan sayangnya, beberapa di antaranya berujung pada kematian. Memasuki awal tahun 2026, tren kasus suspek campak dilaporkan masih terus ditemukan di berbagai wilayah.

Dokter Gratia Puspa Raisa dari RS Siloam Semarang menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Penularan utamanya terjadi melalui percikan ludah saat penderita batuk atau bersin.

Menurut dr. Gratia, penyakit ini tidak hanya menyerang anak-anak. Orang dewasa yang belum memiliki kekebalan terhadap virus campak juga berisiko terinfeksi.

“Campak merupakan penyakit yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia hingga radang otak. Oleh karena itu, imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan dan melindungi anak-anak dari risiko penyakit yang lebih berat,” ujar dr. Gratia dalam keterangannya, Minggu 10 Mei 2026.

Ia juga menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak meremehkan gejala awal campak. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi demam tinggi, munculnya ruam merah pada kulit, batuk, pilek, serta mata yang memerah.

Dokter mengimbau agar masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala-gejala tersebut. Penanganan yang cepat dapat meminimalkan risiko komplikasi dan menekan penyebaran virus.

Edukasi mengenai campak menjadi salah satu fokus dalam kegiatan seminar kesehatan yang diselenggarakan oleh Holywings Peduli. Acara ini berlangsung di Helen’s Night Mart pada Sabtu, 9 Mei 2026, dan dihadiri oleh ratusan warga Kelurahan Tegalsari, Semarang. Selain seminar, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai campak, tetapi juga berbagai layanan pemeriksaan kesehatan. Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, cek laboratorium darah lengkap, hingga konsultasi langsung dengan dokter.

Andrew Susanto, Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular.

“Melalui kegiatan seminar dan cek kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular seperti campak. Kami akan terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Andrew Susanto.

Baca juga: Polisi Selidiki Pemilik dan Penyewa Gedung Markas Judi Online di Hayam Wuruk

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan alat kesehatan. Bantuan tersebut ditujukan untuk posyandu dan posbindu di wilayah Kelurahan Tegalsari, Semarang.