KabarDermayu.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan layanan jasa perbankan untuk mendukung berbagai sektor di daerah tersebut.
Penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) strategis menjadi bukti komitmen bersama. Kerjasama ini mencakup program BTN Solusi yang ditujukan bagi RSUD Tarutung, serta program pengembangan operasional bersama Perumda Mual Na Tio.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyoroti potensi ekonomi Tapanuli Utara yang didukung kuat oleh sektor pertanian dan perkebunan. Ditambah lagi, potensi pariwisata di kawasan Danau Toba dan posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapanuli.
“Ekonomi Tapanuli Utara sangat kuat ditopang sektor-sektor produktif. Pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sekitar 45 persen terhadap ekonomi daerah. Disusul sektor perdagangan sekitar 16 persen serta konstruksi sekitar 13 persen,” ujar Nixon dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 10 April 2026.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren positif pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara. Pada tahun 2025, ekonomi daerah ini tumbuh sekitar 4,58%, melanjutkan kenaikan 4,77% di tahun 2024. Angka ini mengindikasikan aktivitas ekonomi daerah yang terus berkembang.
Nixon menambahkan bahwa Tapanuli Utara merupakan bagian integral dari ekosistem Danau Toba, yang telah ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas Nasional. Seiring dengan peningkatan konektivitas, sektor pariwisata, dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, kebutuhan akan layanan perbankan, pembiayaan, perumahan, UMKM, hingga pembangunan infrastruktur daerah diperkirakan akan terus meningkat.
“BTN ingin hadir menjadi bagian yang mendukung pertumbuhan tersebut. Hari ini BTN tidak hanya berbicara tentang pembiayaan perumahan, tetapi juga fokus menjadi ecosystem enabler melalui strategi BTN Beyond Mortgage,” terang Nixon.
Melalui kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, BTN berkomitmen mendukung pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, BTN juga akan memperkuat transaksi layanan publik dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dukungan juga diperluas untuk sektor UMKM, layanan rumah sakit daerah, serta pengembangan operasional perusahaan daerah.
Nixon menilai kolaborasi ini sangat strategis karena mencakup berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Ia menegaskan, dengan potensi ekonomi Tapanuli Utara yang terus tumbuh, BTN berambisi menjadi lebih dari sekadar bank.
“BTN ingin hadir bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai partner pertumbuhan dan pemberdayaan masyarakat Tapanuli Utara,” katanya.
Dalam kerangka kerja sama ini, BTN juga siap memfasilitasi berbagai kebutuhan pembiayaan masyarakat. Ini termasuk penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dan non-subsidi bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum. Selain itu, dukungan pembiayaan untuk UMKM dan sektor-sektor strategis daerah juga menjadi prioritas.
Program BTN Solusi yang dijalankan bersama RSUD Tarutung diharapkan dapat memperkuat sistem layanan keuangan rumah sakit. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi layanan kesehatan. Sementara itu, kolaborasi dengan Perumda Mual Na Tio diarahkan untuk mendukung pengembangan operasional perusahaan daerah sekaligus memperkuat layanan kepada masyarakat.
Baca juga: Potensi Calon Ketua Umum PBNU: Nasaruddin Umar, Gus Yahya, dan Said Aqil
Nixon berharap sinergi antara BTN dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Tapanuli Utara. Ia juga menekankan potensi terciptanya multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya, kolaborasi ini mampu menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Tapanuli Utara,” ucap Nixon.
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyambut baik inisiatif BTN yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, RSUD Tarutung, dan Perumda Mual Na Tio. Ia menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, penguatan layanan publik, serta pemberdayaan ekonomi yang akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan sinergi yang sangat positif antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Termasuk layanan dasar seperti kesehatan,” ungkapnya.
Kerja sama ini juga mencakup penempatan dana Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di BTN. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, dan produktif. Tujuannya adalah untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Mengingat Tapanuli Utara terus berkembang sebagai salah satu kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di sekitar Danau Toba, kehadiran BTN melalui berbagai layanan dan dukungan pembiayaan diharapkan dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, meningkatkan daya saing kawasan, serta kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara secara menyeluruh,” terang Jonius.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, kembali menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan memperkuat layanan publik dan pemberdayaan masyarakat, mengingat besarnya potensi ekonomi Tapanuli Utara.
Nixon menguraikan kembali bahwa Tapanuli Utara memiliki basis pertanian dan perkebunan yang kuat, serta potensi pariwisata di kawasan Danau Toba. Posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapanuli turut memperkuat potensi tersebut.
“Ekonomi Tapanuli Utara sangat kuat ditopang sektor-sektor produktif. Pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sekitar 45 persen terhadap ekonomi daerah. Disusul sektor perdagangan sekitar 16 persen serta konstruksi sekitar 13 persen,” ujar Nixon di Tapanuli Utara, Kamis (7/5).
Data BPS yang dirujuk menunjukkan pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara pada 2025 sebesar 4,58%, melanjutkan tren positif dari 4,77% di tahun 2024. Pertumbuhan ini mencerminkan dinamika ekonomi daerah yang terus meningkat.
Nixon juga menekankan peran penting Tapanuli Utara dalam ekosistem Danau Toba, sebuah Destinasi Pariwisata Super Prioritas Nasional. Dengan semakin baiknya konektivitas dan berkembangnya sektor pariwisata serta aktivitas ekonomi, kebutuhan akan layanan perbankan, pembiayaan, perumahan, UMKM, hingga pembangunan infrastruktur daerah diprediksi akan terus bertambah.
“BTN ingin hadir menjadi bagian yang mendukung pertumbuhan tersebut. Hari ini BTN tidak hanya berbicara tentang pembiayaan perumahan, tetapi juga fokus menjadi ecosystem enabler melalui strategi BTN Beyond Mortgage,” terang Nixon.
Melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, BTN akan berkontribusi pada pengelolaan keuangan daerah, penguatan transaksi layanan publik, serta optimalisasi PAD. Selain itu, BTN juga akan memperluas dukungannya kepada sektor UMKM, layanan rumah sakit daerah, dan pengembangan operasional perusahaan daerah.
Nixon kembali menggarisbawahi nilai strategis kolaborasi ini, yang mencakup berbagai sektor esensial bagi pelayanan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Ia menyatakan bahwa BTN ingin menjadi mitra pertumbuhan dan pemberdayaan bagi masyarakat Tapanuli Utara.
“Dengan potensi ekonomi Tapanuli Utara yang terus tumbuh, BTN ingin hadir bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai partner pertumbuhan dan pemberdayaan masyarakat Tapanuli Utara,” katanya.
Dalam kerja sama ini, BTN juga siap memfasilitasi berbagai kebutuhan pembiayaan masyarakat. Mulai dari KPR subsidi dan non-subsidi untuk ASN dan masyarakat umum, hingga pembiayaan UMKM dan sektor-sektor strategis daerah.
Kerja sama program BTN Solusi bersama RSUD Tarutung diharapkan dapat memperkuat sistem layanan keuangan rumah sakit, sehingga meningkatkan efisiensi transaksi layanan kesehatan. Sementara itu, kolaborasi dengan Perumda Mual Na Tio bertujuan untuk mendukung pengembangan operasional perusahaan daerah dan memperkuat layanan kepada masyarakat.
Nixon berharap sinergi BTN dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Tapanuli Utara, termasuk menciptakan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya, kolaborasi ini mampu menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Tapanuli Utara,” ucap Nixon.
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mengapresiasi inisiatif BTN yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, RSUD Tarutung, dan Perumda Mual Na Tio. Ia memandang kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, penguatan layanan publik, serta pemberdayaan ekonomi, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan sinergi yang sangat positif antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Termasuk layanan dasar seperti kesehatan,” ungkapnya.
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penempatan dana Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di BTN. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, dan produktif, yang krusial untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Mengingat Tapanuli Utara terus berkembang sebagai kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di sekitar Danau Toba, kehadiran BTN melalui berbagai layanan dan dukungan pembiayaan diharapkan mampu membuka akses ekonomi yang lebih luas.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, meningkatkan daya saing kawasan, serta kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara secara menyeluruh,” terang Jonius.





