Ahmad Dhani dan Maia Estianty Kembali Berseteru, Ungkit Masa Lalu Demi Anak

oleh -4 Dilihat
Ahmad Dhani dan Maia Estianty Kembali Berseteru, Ungkit Masa Lalu Demi Anak

KabarDermayu.com – Sebuah momen emosional dalam acara keluarga baru-baru ini justru kembali membangkitkan perselisihan lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty.

Kejadian bermula saat Ahmad Dhani mengunggah sebuah video yang menunjukkan putrinya, Shafeea Ahmad, menangis tersedu-sedu saat prosesi siraman El Rumi. Unggahan ini, yang dimaksudkan untuk merekam momen haru, justru memicu kembali konflik yang telah lama terpendam antara Dhani dan mantan istrinya, Maia Estianty.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Ahmad Dhani memeluk putrinya yang sedang menangis. Ia kemudian mengungkapkan bahwa dirinya membisikkan sesuatu yang ia sebut sebagai “fakta” kepada Shafeea untuk menenangkannya. Pernyataan inilah yang kemudian menjadi sumber polemik baru di hadapan publik.

Pada bagian keterangan unggahannya, Dhani melontarkan pernyataan yang cukup tegas. Ia menyebut bahwa apa yang disaksikan oleh putrinya hanyalah sebuah “drama” yang tidak mencerminkan kenyataan yang sebenarnya.

“Yang tadi kamu lihat adalah akting yang sangat buruk dari wanita yang mentalnya perlu diperiksa,” tulis Dhani dalam unggahannya yang dikutip dari akun Instagram @ahmaddhaniofficial pada Kamis, 30 April 2026.

Tidak berhenti di situ, Dhani juga kembali menyinggung masa lalu pernikahan mereka. Ia mengungkit isu perselingkuhan dan berbagai tuduhan lain yang selama ini santer diberitakan oleh media. Ia bahkan mengklaim bahwa narasi-narasi yang beredar tersebut sengaja dibentuk selama bertahun-tahun.

“Wanita itu ditalak tiga oleh suaminya karena perselingkuhannya dengan pemilik TV swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditandatangani,” tambahnya, merujuk pada alasan perceraiannya dengan Maia Estianty.

Dalam penjelasan panjangnya, Dhani juga mengklaim bahwa berbagai cerita yang selama ini beredar, termasuk tuduhan perselingkuhan dirinya atau kesulitan Maia bertemu anak-anak, hanyalah bagian dari narasi yang sengaja dibangun untuk membentuk opini publik.

“Sudah 20 tahun berlangsung, beberapa narasi itu hanya dipercaya oleh para penggemar sinetron dan drama Korea. Tetapi tidak dipercaya oleh Mahkamah Agung,” tulisnya lagi, menyiratkan bahwa keputusan hukum tidak mendukung klaim-klaim tersebut.

Ia menegaskan bahwa keputusan hukum dari Mahkamah Agung hanya mengabulkan gugatan perceraian, tanpa menyetujui tuntutan lain, termasuk terkait hak asuh anak.

Di sisi lain, Dhani mengungkapkan rasa sedihnya karena momen yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan keluarga justru kembali ternoda oleh konflik lama. Ia merasa acara siraman yang sakral tersebut malah dimanfaatkan untuk membangun citra tertentu.

“Yang membingungkan, sudah 20 tahun, drama sinetron itu masih saja dilakukan di siraman yang harusnya menjadi ajang silaturahmi,” ungkapnya, menunjukkan kekecewaannya atas situasi tersebut.

Sebagai penutup pesannya kepada sang putri, Dhani berpesan agar Shafeea selalu bersyukur. Ia menekankan pentingnya nilai keluarga sebagai prioritas utama yang harus terus dijaga.

“Bersyukurlah kamu punya bunda yang menomorsatukan keluarga, tidak membabi buta mencari materi, dan tidak pernah meninggalkan rumah meskipun ada masalah sebesar apa pun,” tulis Dhani, yang terkesan menyindir.

Baca juga di sini: Kerugian Zuckerberg Rp68 Triliun di Metaverse, Apa yang Terjadi di Meta?

Unggahan ini seketika menuai beragam reaksi dari publik. Banyak yang menyayangkan konflik lama kembali diungkit, terutama di tengah momen bahagia pernikahan keluarga. Namun, tak sedikit pula yang memberikan dukungan kepada Ahmad Dhani, menilai tindakannya sebagai upaya melindungi sang anak.