KabarDermayu.com – Sebuah insiden mengerikan terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara, di mana seorang ibu yang sedang membonceng anaknya menjadi korban pelemparan bom molotov. Peristiwa yang terekam dan viral di media sosial Instagram @jakut.info ini sontak menggegerkan publik.
Pihak kepolisian segera bergerak cepat untuk menyelidiki kejadian ini dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang bertanggung jawab. Rekaman video yang beredar memperlihatkan momen menegangkan ketika korban yang mengendarai sepeda motor bersama anak kecilnya melintasi sebuah gang sempit.
Di pinggir jalan, terlihat empat orang pria sedang duduk dan berbincang. Tak lama setelah korban melewati mereka, sebuah benda yang diidentifikasi sebagai bom molotov dilemparkan ke arah korban. Benda tersebut mengenai sepeda motor yang dikendarai korban.
Api seketika berkobar, membakar bagian sepeda motor dan menyebabkan korban panik luar biasa hingga berteriak histeris. Akibat kejadian tragis ini, korban dan anaknya terjatuh setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak sebuah pintu.
Melihat insiden tersebut, warga sekitar segera bereaksi. Sejumlah warga terlihat berupaya mengejar para pelaku yang mencoba melarikan diri. Bahkan, dalam video tersebut, tampak seorang warga mempersenjatai diri dengan senjata tajam untuk ikut dalam pengejaran.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Beliau mengonfirmasi bahwa kejadian ini berlangsung pada hari Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Menurut keterangan Budi, korban saat itu sedang dalam perjalanan menuju pasar. “Saat kejadian, korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar, kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar,” jelas Budi pada Selasa, 23 Juni 2026.
Tim kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di area sekitar lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan bahwa pelaku berjumlah sekitar empat orang.
Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang akan digunakan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Dari rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang. Polsek Koja telah melakukan cek TKP, mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan pecahan botol molotov, serta mengarahkan korban membuat laporan polisi,” ujar Budi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih gencar melakukan perburuan terhadap para pelaku. Mereka juga tengah mendalami motif di balik aksi keji pelemparan bom molotov tersebut.





