KabarDermayu.com – Arema FC, klub berjuluk Singo Edan, menunjukkan langkah serius dalam membangun stabilitas jangka panjang. Setelah melalui musim yang penuh gejolak, manajemen tim kini berfokus pada fondasi yang kokoh untuk menghadapi kompetisi mendatang.
Salah satu upaya konkret yang sedang digalakkan adalah rencana mempertahankan pelatih kepala, Marcos Santos. Kehadiran pelatih asal Brasil ini dinilai telah membawa angin segar dan ketenangan bagi skuad, sebuah pencapaian penting setelah beberapa musim terakhir yang diwarnai pergantian pelatih di tengah jalan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan bahwa sinyal untuk mempertahankan Marcos Santos sangat kuat. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi mendalam terhadap kinerja sang pelatih, yang dinilai mampu menghadapi tekanan besar yang kerap dihadapi Arema FC.
“Selama tiga tahun terakhir, kita telah mengalami pergantian enam pelatih di tengah musim. Baru pelatih inilah yang mampu bertahan hingga akhir kompetisi,” ujar Yusrinal, yang akrab disapa Inal, seperti dilansir dari situs resmi I.League.
Inal juga menyoroti keunggulan Marcos Santos dalam mengidentifikasi bakat pemain baru dan kemampuannya dalam menjaga keharmonisan di ruang ganti. Ia dianggap memiliki pemahaman mendalam mengenai karakter pemain dan dinamika kompetisi sepak bola Indonesia.
“Dia sangat jeli dalam mencari pemain, mampu mengayomi tim, dan tidak ada isu negatif di dalam internal. Dia juga sudah memahami karakter pemain dan kompetisi di Indonesia,” tambah Inal.
Musim Penuh Ujian Bagi Singo Edan
Baca juga: Pengusaha Properti Australia Ajak Warga Indonesia Berinvestasi
Perjalanan Arema FC di kompetisi BRI Super League musim 2025/26 tidaklah mudah. Tim kebanggaan masyarakat Malang ini dihadapkan pada berbagai tantangan berat sepanjang musim. Selain inkonsistensi performa yang sempat terjadi, klub juga berduka atas berpulangnya salah satu asisten pelatih legendaris mereka, Kuncoro.
Dalam situasi sulit tersebut, keberhasilan Marcos Santos memimpin tim hingga akhir musim menjadi nilai tambah yang signifikan di mata manajemen. Hal ini menunjukkan ketangguhan dan kepemimpinannya dalam menghadapi cobaan.
Pembenahan Staf Kepelatihan dan Pelibatan Legenda
Selain fokus pada posisi pelatih kepala, Arema FC juga tengah mengevaluasi dan membenahi sektor staf kepelatihan. Tujuannya adalah untuk menyempurnakan performa tim di musim mendatang, salah satunya adalah posisi analis video.
Manajemen Arema FC berencana untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dengan menjajaki kemungkinan merekrut figur internal atau legenda klub yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Yusrinal menegaskan bahwa pembicaraan mengenai hal ini masih berada pada tahap awal.
“Kami berencana mencari sosok dari internal atau legenda Arema sendiri untuk mengisi posisi tersebut, namun saat ini pembicaraannya masih belum intens,” tutup Yusrinal.
Dengan rencana mempertahankan pelatih dan perbaikan struktur staf kepelatihan, Arema FC optimis dapat mengakhiri siklus ketidakstabilan. Harapannya adalah mengembalikan kejayaan Singo Edan di kancah sepak bola nasional secara berkelanjutan.





