Asal Usul Senjata Api Milik Pria yang Tewas di Hotel Kuningan Akhirnya Terungkap

oleh -8 Dilihat
Asal Usul Senjata Api Milik Pria yang Tewas di Hotel Kuningan Akhirnya Terungkap

KabarDermayu.com – Misteri mengenai asal-usul senjata api yang ditemukan di dekat jasad pria berinisial WH (47) di sebuah hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, akhirnya mendapatkan titik terang dari pihak kepolisian.

Polres Metro Jakarta Selatan mengonfirmasi bahwa senjata api tersebut merupakan milik pribadi korban yang didapatkan secara sah dan legal. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, saat memberikan keterangan kepada awak media di kantornya, Senin.

Joko menjelaskan bahwa penyidik telah melakukan serangkaian prosedur verifikasi yang mendalam. Pemeriksaan tersebut mencakup identitas korban, pengecekan dokumen resmi kepemilikan senjata, hingga analisis forensik terhadap senjata api yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

Salah satu bukti kunci yang memperkuat temuan polisi adalah hasil uji laboratorium terhadap sidik jari. Pihak kepolisian melakukan pencocokan antara sidik jari yang tertinggal pada senjata api dengan sidik jari milik korban.

“Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik. Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban,” tegas Joko.

Hingga saat ini, proses investigasi masih terus berjalan untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa sejauh ini tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan pihak lain atau orang ketiga dalam peristiwa meninggalnya pria tersebut.

Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan ulang terhadap sopir pribadi korban sebagai bagian dari upaya pendalaman kasus. Dari keterangan yang dihimpun, tidak ada temuan yang mengarah pada tindakan kriminal yang melibatkan pihak eksternal.

Terkait respons dari keluarga, Joko mengungkapkan bahwa pihak keluarga besar telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah. Keluarga korban juga menyatakan tidak mempermasalahkan hasil penyelidikan sementara yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Artinya keluarga menyadari bahwa ini musibah yang dialami oleh korban. Artinya pun keluarga juga menyadari diduga ini tidak ada keterlibatan pihak lain,” tambah Joko.

Sebagai langkah formal penanganan perkara, kepolisian telah menerbitkan laporan polisi model A. Pihak penyidik juga memastikan akan terus menjalin komunikasi yang terbuka dengan keluarga korban selama proses penyelidikan berlangsung.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial WH (47) di balkon kamar hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu malam, 15 Juli 2026. Kejadian tersebut diduga dipicu oleh adanya permasalahan dalam rumah tangga yang tengah dihadapi korban bersama istrinya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa WH sempat merasa bersalah atas hubungan rumah tangganya dan berupaya melakukan perbaikan. Sebelum insiden terjadi, korban memutuskan untuk menginap di hotel dan diantar oleh sopir pribadinya yang kemudian menunggu di area parkir.

Tidak berselang lama, sang istri dikabarkan menyusul datang ke hotel tersebut setelah menerima pesan permohonan maaf dari suaminya. Hingga kini, pihak berwenang masih terus melengkapi berkas penyelidikan terkait insiden tragis yang menimpa korban tersebut.