ASDP Perkuat Gerbang Maritim Kepri: Kembangkan Pelabuhan Tanjung Uban

oleh -12 Dilihat
ASDP Perkuat Gerbang Maritim Kepri: Kembangkan Pelabuhan Tanjung Uban

KabarDermayu.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas antar pulau. Upaya ini dibuktikan melalui pengembangan infrastruktur Pelabuhan Tanjung Uban yang terletak di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Acara groundbreaking pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1 dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini menegaskan peran ASDP sebagai motor penggerak konektivitas dan katalisator pertumbuhan ekonomi di kawasan kepulauan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban merupakan langkah strategis. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang terus berkembang di wilayah kepulauan.

“Setiap dermaga yang kami bangun bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan penghubung berbagai peluang ekonomi,” ujar Heru dalam keterangannya pada Kamis, 18 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa pengembangan ini juga diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata dan meningkatkan daya saing daerah.

Inisiatif ini merupakan bagian dari visi ASDP, “We Bridge the Nation”, yang bertujuan menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia. Dengan demikian, akses terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dapat terbuka lebar.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, memberikan dukungan penuh terhadap proyek pengembangan pelabuhan ini. Ia menekankan pentingnya peningkatan fasilitas pelabuhan sebagai langkah strategis. Hal ini krusial untuk memperkuat konektivitas antar pulau di Provinsi Kepulauan Riau yang mayoritas terdiri dari wilayah perairan.

“Diharapkan seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Ansar Ahmad.

Dalam proyek pengembangan ini, ASDP membangun Dermaga 2 dengan panjang 119,48 meter. Dermaga baru ini dirancang untuk melayani kapal hingga 1.000 Gross Tonnage (GRT). Dermaga ini juga akan dilengkapi dengan movable bridge berkapasitas 80 ton untuk memperlancar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

Secara bersamaan, kapasitas Dermaga 1 juga ditingkatkan melalui penguatan infrastruktur dan fasilitas sandar. Peningkatan ini bertujuan agar Dermaga 1 mampu melayani kapal hingga 2.000 GRT dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter.

General Manager ASDP Cabang Batam, Reno Yulianto, menjelaskan bahwa selain pengembangan di Tanjung Uban, ASDP juga melakukan rehabilitasi Dermaga I Pelabuhan Telaga Punggur. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi layanan transportasi penyeberangan di wilayah Kepulauan Riau.

“Seluruh pekerjaan ini kami targetkan dapat selesai dan beroperasi optimal pada akhir tahun 2026. Melalui peningkatan kapasitas dermaga dan modernisasi fasilitas pendukung, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin prima,” ujar Reno. Ia menambahkan bahwa komitmen ini bertujuan untuk mendukung mobilitas masyarakat, kelancaran rantai pasok, dan aktivitas ekonomi daerah.

Saat ini, Pelabuhan Tanjung Uban melayani tiga lintasan penyeberangan. Lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur merupakan salah satu rute tersibuk. Di lintasan ini, ASDP mengoperasikan KMP Tanjung Burang dan KMP Baru untuk melayani pergerakan penumpang dan kendaraan antarwilayah.