KabarDermayu.com – Dalam upaya krusial untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta mempercepat pelaksanaan Musim Tanam (MT) II, Babinsa Desa Jatisura dari Koramil 1613/Terisi Kodim 0616/Indramayu menunjukkan peran aktifnya.
Babinsa Jatisura secara langsung mendampingi para petani di wilayah binaannya dalam proses pengolahan lahan pertanian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI Angkatan Darat, khususnya jajaran Kodim 0616/Indramayu, dengan para petani untuk memastikan kesiapan lahan sebelum penanaman.
Fokus utama dari pendampingan ini adalah untuk mengoptimalkan persiapan lahan yang akan digunakan untuk MT II, memastikan lahan tersebut siap tanam sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Hal ini menjadi penting guna memaksimalkan potensi hasil panen dan berkontribusi pada stabilitas pasokan pangan di daerah tersebut.
Babinsa Jatisura, Sertu Wawan, mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan tugas rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian.
Ia menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara Babinsa dan kelompok tani untuk mencapai target produksi pertanian.
“Kami hadir di tengah petani untuk memberikan dukungan moril maupun materil, serta memastikan proses pengolahan lahan berjalan lancar dan efektif,” ujar Sertu Wawan.
Proses pengolahan lahan yang dimaksud meliputi berbagai tahapan, mulai dari pembajakan, pembersihan gulma, hingga perataan lahan.
Semua tahapan ini dilakukan dengan harapan agar benih yang ditanam nantinya dapat tumbuh dengan baik dan subur.
Pendampingan oleh Babinsa ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup pemberian saran dan masukan teknis terkait pengelolaan lahan.
Mereka berdiskusi dengan petani mengenai metode pengolahan lahan yang paling sesuai dengan kondisi tanah setempat dan jenis tanaman yang akan dibudidayakan.
Tujuan utama dari percepatan musim tanam ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan.
Dengan penanaman yang tepat waktu, diharapkan para petani dapat memanfaatkan periode tanam dan panen secara optimal, sehingga menghasilkan gabah yang lebih banyak.
Hal ini secara langsung akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani dan penguatan ketahanan pangan di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Sertu Wawan menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat petani.
Melalui interaksi langsung di lapangan, Babinsa dapat lebih memahami tantangan dan kebutuhan para petani.
Informasi ini kemudian dapat diteruskan kepada pihak-pihak terkait untuk dicarikan solusi terbaik.
Ia juga mengimbau kepada para petani untuk terus semangat dalam menggarap lahan pertanian mereka.
Dukungan dari pemerintah dan TNI diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para petani untuk terus berkarya.
Upaya percepatan musim tanam ini merupakan salah satu strategi penting dalam menghadapi tantangan global terkait ketersediaan pangan.
Dengan mengoptimalkan setiap musim tanam, diharapkan Indonesia dapat terus menjaga swasembada pangan dan meminimalkan ketergantungan pada impor.
Pendampingan Babinsa di Desa Jatisura ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang signifikan.
Melalui kerja keras bersama, diharapkan sektor pertanian di Cikedung dan Indramayu secara umum akan semakin maju dan sejahtera.
Kegiatan pengolahan lahan ini dilakukan dengan penuh semangat, mencerminkan dedikasi para petani dan dukungan penuh dari aparat TNI.
Baca juga: Bantuan 1.000 Paket Sembako BRI untuk Umat Buddha di Hari Waisak 2026
Harapannya, musim tanam kali ini akan membuahkan hasil yang melimpah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.





