KabarDermayu.com – Genangan banjir setinggi 60 sentimeter melumpuhkan kawasan kolong tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W1, Puri Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa, 5 Mei 2026. Akibatnya, banyak kendaraan yang mogok dan lalu lintas mengalami kemacetan parah.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, sebanyak 12 unit truk tangki dikerahkan untuk menyedot genangan air. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan rincian pengerahan armada tersebut.
Sebanyak 10 mobil tangki air berasal dari Suku Dinas Sumber Daya Air, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat. Sementara itu, dua unit truk tangki lainnya diturunkan di Jalan Kembangan Selatan untuk membantu penyedotan genangan.
Banjir di kawasan tersebut merupakan dampak dari hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat sejak Senin, 4 Mei 2026, sore hingga malam hari. Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa kali meluap di wilayah Jakarta Barat, mengakibatkan tergenangnya sejumlah kawasan.
Wali Kota Jakarta Barat telah menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan penanganan guna meminimalisir dampak banjir. Upaya ini termasuk penanganan genangan di jalan dan pengaturan lalu lintas.
Pihaknya berharap upaya penanganan yang dilakukan dapat mempercepat surutnya genangan air. Hal ini penting agar arus lalu lintas dapat kembali normal dan lancar.
Baca juga: Insentif Kendaraan Listrik: Target 100 Ribu Unit per Jenis, Siap Ditambah Jika Habis
Camat Kembangan, Joko Suparno, menambahkan bahwa genangan di kolong tol JORR W2 dipicu oleh luapan Kali Angke. Selain mengerahkan truk tangki, sebanyak 30 petugas gabungan juga diterjunkan untuk mempercepat proses penanganan.
Hingga Selasa siang, arus lalu lintas dari arah Cengkareng menuju Kembangan maupun sebaliknya terlihat macet parah dan hanya bisa merayap. Ketinggian banjir yang mencapai 60 sentimeter membuat banyak kendaraan terhenti di bawah kolong tol.
Ratusan sepeda motor yang nekat mencoba menerobos banjir terpaksa harus menepi karena mogok. Kendaraan-kendaraan tersebut kemudian menumpuk di pinggir Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng.
Kondisi ini secara keseluruhan menyebabkan kemacetan parah di Jalan Kembangan Raya dan Jalan Outer Ring Road. Suara klakson kendaraan yang saling bersahutan terdengar jelas di tengah kepadatan.
Situasi diperparah dengan banyaknya kendaraan roda dua yang mencoba putar balik untuk mencari jalur alternatif. Hal ini menyebabkan senggolan antarkendaraan dan adu mulut antar pengendara tidak terhindarkan di tengah lalu lintas yang padat merayap.
Puluhan petugas gabungan dari Satlantas Polres Metro Jakarta Barat dan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat terlihat bekerja keras mengatur lalu lintas di kawasan tersebut untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran arus kendaraan sebisa mungkin.





