Bojan Hodak: Keberuntungan Bawa Persib Juara, Ini Analisisnya

oleh -7 Dilihat
Bojan Hodak: Keberuntungan Bawa Persib Juara, Ini Analisisnya

KabarDermayu.com – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa faktor keberuntungan memainkan peran penting dalam keberhasilan timnya meraih gelar juara Super League musim 2025/2026.

Pernyataan ini disampaikan Hodak setelah Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada pekan terakhir kompetisi. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Hasil imbang 0-0 tersebut sudah cukup untuk memastikan Persib keluar sebagai juara. Gelar ini sekaligus menandai hattrick juara ketiga secara beruntun bagi Maung Bandung.

“Ada banyak keberuntungan, banyak keberuntungan,” ujar Bojan Hodak seusai pertandingan, menekankan pentingnya faktor nasib baik.

Hodak menilai bahwa perjalanan Persib di musim ini jauh lebih menantang dibandingkan dua musim sebelumnya. Ia berpendapat bahwa perubahan besar dalam komposisi tim menjadi penyebab utama kesulitan dalam mempertahankan gelar juara.

“Musim ini menjadi lebih sulit dari musim lalu karena kami cukup banyak mengubah pemain,” jelas Bojan Hodak.

Ia menambahkan bahwa Persib mendatangkan sekitar 25 pemain baru pada musim ini. Situasi ini sangat berbeda dengan dua musim sebelumnya, di mana skuad inti relatif stabil dan hanya mengalami sedikit perubahan.

“Di musim ini, ada sangat banyak perubahan dan itu jadi lebih sulit. Jadi mungkin ada banyak keberuntungan,” lanjutnya, kembali menyoroti peran keberuntungan.

Selain perubahan pemain yang signifikan, Hodak juga menyoroti peningkatan kualitas kompetisi secara keseluruhan pada musim ini. Menurutnya, setiap tim kini memiliki kekuatan yang lebih merata.

Hal ini disebabkan oleh kehadiran tujuh pemain asing di lapangan, ditambah dengan sejumlah pemain lokal berkualitas yang memperkuat setiap tim.

“Mungkin jika kami mendapatkan poin yang sama seperti musim lalu, kami hanya berada di peringkat empat atau lima musim ini,” kata Bojan Hodak, menggambarkan betapa ketatnya persaingan.

Ia juga menyinggung persaingan ketat yang dihadapi Persib, terutama dengan Borneo FC. Tim tersebut, meskipun tampil kuat sepanjang musim, gagal meraih gelar juara meski berhasil mengoleksi 79 poin.

“Mereka (Borneo FC) punya tim yang bagus tapi tidak memiliki keberuntungan. Ini cukup aneh ketika ada tim yang mendapatkan 79 poin tetapi tidak bisa menjadi juara,” ucapnya, menyiratkan bahwa keberuntungan memang menjadi pembeda.

Meskipun sukses mencatat sejarah dengan meraih tiga gelar juara berturut-turut, Bojan Hodak mengaku bahwa hal pertama yang terlintas di benaknya setelah pertandingan usai adalah keinginan untuk segera beristirahat.

Ia merasa lega setelah melalui musim yang panjang dan melelahkan.

Baca juga: Domino Indonesia: PB ORADO Resmi Anggota KONI, Era Baru Dimulai

“Tidak akan ada yang mengingat pertandingan, semuanya hanya akan mengingat momen juara,” kata pelatih asal Kroasia tersebut, mengakhiri pernyataannya dengan fokus pada pencapaian besar timnya.