DPR Kecewa Tak Dilibatkan dalam Diskusi Kenaikan Harga BBM

oleh -4 Dilihat
DPR Kecewa Tak Dilibatkan dalam Diskusi Kenaikan Harga BBM

KabarDermayu.com – Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, Mufti Anam, menyatakan kekecewaannya terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax.

Menurutnya, kenaikan harga BBM ini terjadi di saat daya beli masyarakat masih dalam tekanan. Ia menilai keputusan tersebut diambil secara mendadak tanpa adanya sosialisasi yang memadai kepada publik.

“Kami tentu kecewa dengan kenaikan harga BBM yang kembali terjadi di tengah daya beli masyarakat yang masih tertekan,” ujar Mufti kepada tvOnenews pada Rabu, 10 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa kenaikan yang cukup signifikan ini terjadi secara tiba-tiba. Kenaikan tersebut juga dinilai tidak disertai dengan sosialisasi yang memadai maupun penjelasan yang utuh kepada masyarakat.

Mufti juga mengungkapkan bahwa DPR belum mendapatkan informasi sebelumnya dari pemerintah maupun Pertamina mengenai rencana kenaikan harga BBM ini.

“Bahkan DPR sebagai lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan tidak pernah mendapatkan informasi maupun diajak berdiskusi sebelumnya,” tegas Mufti.

Ia menekankan bahwa pemerintah seharusnya memahami posisi BBM sebagai kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kenaikan harga BBM berimplikasi luas terhadap berbagai sektor.

Hal ini mencakup biaya transportasi, biaya operasional usaha, biaya distribusi barang, hingga akhirnya berdampak pada harga kebutuhan sehari-hari.

“Ketika harga BBM naik, rakyat tidak hanya menghitung selisih harga per liter, tetapi juga menghitung berapa tambahan beban yang harus mereka tanggung untuk mempertahankan hidup dan usahanya,” pungkas Mufti.

tvOnenews/Syifa Aulia