Harga Beras Naik, Cek Daftar Harga Bawang, Cabai hingga Daging Ayam

oleh -3 Dilihat
Harga Beras Naik, Cek Daftar Harga Bawang, Cabai hingga Daging Ayam

KabarDermayu.com – Dinamika harga kebutuhan pokok di tingkat nasional kembali menunjukkan pergerakan yang variatif. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dirilis oleh Bank Indonesia, masyarakat kini dihadapkan pada kenaikan harga di sektor komoditas beras, sementara di sisi lain, sejumlah bahan pangan penting lainnya justru mengalami tren penurunan harga.

Kondisi ini memberikan gambaran mengenai fluktuasi pasar yang terjadi saat ini. Di satu sisi, konsumen harus mengantisipasi kenaikan pada kebutuhan utama, namun di sisi lain, ada sedikit napas lega pada beberapa komoditas seperti bawang dan cabai yang harganya mulai melandai.

Daftar Kenaikan Harga Beras

Pemerintah mencatat adanya kenaikan harga pada berbagai kualitas beras yang beredar di pasar. Bagi masyarakat, beras merupakan komoditas yang sangat krusial karena menjadi kebutuhan pokok harian. Berikut adalah rincian kenaikan harga yang dilaporkan:

  • Beras Kualitas Bawah I: Mengalami kenaikan sebesar Rp 500, kini berada di angka Rp 15.250 per kg.
  • Beras Kualitas Bawah II: Juga naik Rp 500, mencapai Rp 15.100 per kg.
  • Beras Kualitas Medium I: Mengalami kenaikan Rp 100 ke posisi Rp 16.500 per kg.
  • Beras Kualitas Medium II: Naik sebesar Rp 250, sehingga harga menjadi Rp 16.450 per kg.

Namun, tidak semua jenis beras mengalami lonjakan harga. Untuk beras kualitas super, justru terpantau terjadi penurunan. Beras kualitas super I turun Rp 300 menjadi Rp 17.350 per kg, dan beras kualitas super II turun Rp 250 menjadi Rp 16.900 per kg.

Penurunan Harga pada Komoditas Pangan Lain

Di luar sektor beras, kabar baik datang dari sejumlah komoditas yang sebelumnya sering mengalami gejolak harga tinggi. Komoditas bumbu dapur dan protein hewani menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan:

Bawang merah ukuran sedang turun Rp 2.150 menjadi Rp 40.450 per kg, sementara bawang putih ukuran sedang turun Rp 450 menjadi Rp 42.750 per kg.

Untuk sektor protein, harga telur ayam ras tercatat turun Rp 800 menjadi Rp 28.800 per kg. Begitu pula dengan daging ayam segar yang turun Rp 450 menjadi Rp 38.300 per kg. Daging sapi kualitas I juga mengalami penurunan sebesar Rp 1.150 ke harga Rp 149.400 per kg, meskipun daging sapi kualitas II justru mengalami kenaikan harga sebesar Rp 1.500 menjadi Rp 143.200 per kg.

Fluktuasi Cabai dan Minyak Goreng

Komoditas cabai menunjukkan pergerakan yang sangat dinamis. Cabai merah besar mengalami kenaikan harga sebesar Rp 500 menjadi Rp 48.050 per kg. Sebaliknya, cabai merah keriting turun Rp 1.100 menjadi Rp 44.950 per kg. Penurunan lebih tajam terjadi pada cabai rawit hijau yang turun Rp 3.900 ke posisi Rp 48.550 per kg, serta cabai rawit merah yang turun Rp 3.800 menjadi Rp 51.350 per kg.

Sementara itu, harga gula pasir baik kualitas premium maupun lokal kompak mengalami penurunan. Gula pasir premium turun Rp 350 menjadi Rp 19.950 per kg, dan gula pasir lokal turun Rp 50 menjadi Rp 19.050 per kg.

Di sisi lain, harga minyak goreng justru menunjukkan tren kenaikan. Minyak goreng curah naik Rp 150 menjadi Rp 20.700 per liter. Begitu juga dengan minyak goreng kemasan bermerek I dan II yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar Rp 350, sehingga kini dibanderol dengan harga Rp 24.550 per liter dan Rp 23.750 per liter.

Perlu diketahui, fluktuasi harga pangan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari rantai distribusi, kondisi cuaca yang memengaruhi masa panen, hingga kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan stok nasional. Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi resmi dari pemerintah guna mendapatkan update harga terkini di wilayah masing-masing.