Keluarnya UEA dari OPEC Tidak Berdampak pada Hubungan RI dengan UEA

oleh -5 Dilihat
Keluarnya UEA dari OPEC Tidak Berdampak pada Hubungan RI dengan UEA

KabarDermayu.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menegaskan bahwa keputusan Uni Emirat Arab (UEA) untuk hengkang dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) tidak akan berdampak negatif pada hubungan bilateral antara kedua negara.

Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan dalam keterangan pers di Jakarta pada Kamis bahwa keluarnya UEA dari OPEC merupakan kebijakan negara tersebut dan tidak akan memengaruhi jalinan hubungan bilateral maupun kerja sama strategis yang telah lama terjalin antara Indonesia dan UEA.

Baca juga di sini: Nicholas Saputra Rehat Sejenak dari Film, Kini Juri Ajang Ternama

Pemerintah Indonesia memandang keputusan UEA sebagai bagian dari dinamika yang terus berkembang dalam tata kelola energi global. Indonesia berharap agar perkembangan ini tetap berkontribusi pada stabilitas pasar dan ketahanan pasokan energi dunia.

Lebih lanjut, Yvonne menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi secara komprehensif. Hal ini termasuk untuk mengamati implikasi yang mungkin timbul terhadap perekonomian Indonesia serta ketahanan energi nasional.

Keputusan UEA untuk meninggalkan OPEC dan OPEC+ memang telah diumumkan secara resmi, dengan tanggal efektifnya ditetapkan pada 1 Mei 2026.

Direktur Komunikasi Kemlu UEA, Afra Mahash Al Hameli, melalui platform X pada 28 April 2026, menyatakan bahwa langkah UEA merupakan pilihan strategis yang didasarkan pada kedaulatan dan visi ekonomi jangka panjang negara tersebut.

Meskipun memutuskan untuk keluar dari OPEC, UEA berkomitmen untuk tetap menjalin kerja sama yang erat dengan para mitra. Negara tersebut juga bertekad untuk terus memperkuat kerja sama multilateral di masa mendatang.