Polisi Amankan Sekelompok Orang Diduga Berencana Rusuh di Aksi May Day DPR

oleh -4 Dilihat
Polisi Amankan Sekelompok Orang Diduga Berencana Rusuh di Aksi May Day DPR

KabarDermayu.com – Polda Metro Jaya berhasil mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta pada Jumat, 1 Mei 2026, berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Aktivitas peringatan May Day tahun ini terpusat di beberapa lokasi strategis, termasuk Monas, Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan apresiasi tinggi kepada para buruh yang telah menyuarakan aspirasi mereka dengan cara yang damai dan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulillah kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan. Kami mengapresiasi saudara-saudara buruh yang telah menyampaikan aspirasi dengan baik,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya pada Jumat malam.

Ia menambahkan bahwa Polda Metro Jaya telah mengedepankan pendekatan pelayanan pengamanan yang bersifat humanis, persuasif, dan edukatif. Petugas juga berupaya keras untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar area kegiatan.

Baca juga di sini: Hal Penting yang Perlu Ditanyakan Sebelum Perawatan

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Budi juga menyampaikan bahwa perwakilan dari para peserta aksi telah diterima oleh Wakil Ketua DPR RI beserta tim. Hal ini memungkinkan tuntutan dan aspirasi para buruh untuk disampaikan secara langsung.

Namun, di balik kelancaran aksi damai tersebut, Polda Metro Jaya berhasil mendeteksi adanya indikasi upaya dari kelompok tertentu yang diduga hendak menyusupi kegiatan May Day.

“Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya menemukan indikasi adanya upaya kelompok tertentu untuk menciderai momen penyampaian pendapat yang damai,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, memaparkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah deteksi dini dan pencegahan secara proaktif.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin timbul.

Dalam upaya pencegahan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang yang diduga kuat akan digunakan untuk memicu kerusuhan. Barang-barang tersebut meliputi botol kosong, kain pemicu api, bahan bakar, paku beton, ketapel, gotri, senjata tajam, alat komunikasi, sejumlah uang tunai, serta dokumen yang berisi rencana kegiatan.

Menurut Kombes Pol Iman, kelompok yang diamankan ini diduga memiliki rencana untuk menyusup ke dalam barisan massa aksi. Tujuannya adalah untuk memicu kegaduhan, menciptakan konflik antar elemen buruh, merusak fasilitas umum, dan bahkan menyerang petugas keamanan.

Saat ini, sejumlah individu yang diduga terlibat dalam rencana tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya. Mayoritas dari mereka berusia antara 20 hingga 35 tahun dan sebagian besar berasal dari luar wilayah Jakarta.

“Setelah selesai memberikan keterangan, mereka akan segera kembali ke rumah masing-masing. Kami juga menghubungi pihak keluarga untuk memastikan keamanan mereka,” ungkap Kombes Pol Iman.

Lebih lanjut, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan kembali bahwa pihak yang sedang didalami ini bukanlah bagian dari massa buruh yang menyampaikan aspirasi secara damai.

Melainkan, mereka adalah kelompok yang diduga kuat memanfaatkan momentum May Day untuk mengganggu ketertiban umum dan menciptakan kekacauan.

“Polda Metro Jaya akan terus hadir dan menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan akuntabel sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” pungkas Kombes Pol Budi.