Kevin Diks Ucapan Idul Adha Bahasa Sunda, Bobotoh Heboh

oleh -7 Dilihat
Kevin Diks Ucapan Idul Adha Bahasa Sunda, Bobotoh Heboh

KabarDermayu.com – Pemain sepak bola keturunan Indonesia yang bermain di Borussia Mönchengladbach, Kevin Diks, baru-baru ini membuat heboh para penggemar sepak bola Tanah Air, khususnya Bobotoh, pendukung Persib Bandung. Hal ini disebabkan oleh unggahannya yang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha menggunakan Bahasa Sunda.

Video ucapan tersebut dibagikan melalui akun Instagram @borussia_id pada Rabu, 27 Mei 2026. Dalam video berdurasi singkat itu, Kevin Diks yang tampil mengenakan jersey putih klubnya, Borussia Mönchengladbach, tampak berdiri di depan latar belakang yang bernuansa klub Bundesliga Jerman.

Pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut memulai pesannya dengan sapaan hangat, “Halo Indonesia.” Ia kemudian memperkenalkan dirinya secara singkat sebelum melontarkan kalimat yang membuat banyak netizen Indonesia, terutama yang berasal dari Jawa Barat, merasa terhubung dengannya.

“Saya Kevin Diks. Kumaha damang lur?” ujar Kevin Diks dalam video tersebut, yang merupakan ungkapan khas Bahasa Sunda yang berarti “Apa kabar teman-teman?”.

Di akhir videonya, Kevin Diks menyatukan kedua tangannya di depan dada sambil menyampaikan ucapan penutup, “Selamat Idul Adha.”

Aksi Kevin Diks ini sontak mendapat respons positif dan antusias dari para penggemar sepak bola Indonesia. Banyak yang memuji usahanya untuk berkomunikasi menggunakan bahasa daerah Indonesia, menunjukkan kedekatannya dengan negara asal garis keturunannya.

Kevin Diks secara resmi telah menjadi warga negara Indonesia setelah menjalani proses pengambilan sumpah kewarganegaraan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kopenhagen, Denmark. Upacara ini dilaksanakan pada Jumat, 8 November 2024.

Debut resminya bersama Tim Nasional Indonesia terjadi saat pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Jepang. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat, 15 November 2024.

Sejak debutnya, Kevin Diks telah mencatatkan sekitar enam penampilan bersama Timnas Indonesia dan berhasil mencetak dua gol.

Baca juga: Prabowo Berkurban: Istana Memberikan Klarifikasi

Darah keturunan Indonesia yang dimiliki Kevin Diks berasal dari garis keturunan ibunya, Natasja Diks-Bakarbessy. Kakek dan neneknya berasal dari negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Keterikatan budaya dan emosional ini tampaknya semakin kuat dengan upayanya untuk berinteraksi menggunakan bahasa lokal.

Ucapan selamat Idul Adha dengan sentuhan Bahasa Sunda ini bukan hanya sekadar sapaan biasa, namun juga menjadi simbol penerimaan dan kebanggaan Kevin Diks terhadap identitas Indonesianya. Hal ini juga menunjukkan betapa pentingnya hubungan emosional antara pemain keturunan dengan para penggemar di tanah air.

Para Bobotoh, khususnya, merasa sangat senang melihat seorang pemain yang berpotensi membela Timnas Indonesia menunjukkan perhatian dan usaha untuk berkomunikasi dengan mereka menggunakan bahasa yang akrab di telinga. Hal ini memperkuat ikatan emosional antara pemain dan suporter, yang seringkali menjadi elemen penting dalam dunia sepak bola.

Interaksi semacam ini juga membuka peluang bagi pemain keturunan lainnya untuk lebih mendekatkan diri dengan budaya dan masyarakat Indonesia. Dengan semakin banyaknya pemain yang menunjukkan apresiasi terhadap warisan budaya mereka, diharapkan dapat semakin memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan nasional.

Lebih lanjut, penggunaan bahasa daerah dalam ucapan hari raya seperti Idul Adha dapat menjadi jembatan budaya yang efektif. Bahasa Sunda, yang diucapkan oleh Kevin Diks, merupakan salah satu dari sekian banyak kekayaan bahasa daerah di Indonesia yang patut dilestarikan dan dibanggakan.

Respons positif dari para penggemar ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia sangat menghargai setiap usaha yang dilakukan oleh figur publik, terutama atlet, untuk menunjukkan kepedulian dan kedekatan dengan budaya lokal. Hal ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi Kevin Diks dalam menampilkan performa terbaiknya di lapangan hijau, baik untuk klubnya maupun untuk Timnas Indonesia.

Kejadian ini juga menyoroti peran media sosial sebagai platform yang efektif untuk membangun interaksi antara figur publik dan penggemar. Melalui unggahan video singkat, Kevin Diks berhasil menyentuh hati banyak orang dan menciptakan gelombang positif di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.

Ke depannya, diharapkan akan ada lebih banyak lagi momen-momen serupa yang dapat mempererat hubungan antara pemain sepak bola Indonesia, baik yang lahir dan besar di Indonesia maupun yang memiliki darah keturunan, dengan masyarakat luas.