Lansia di Riau Tewas Akibat Kekerasan, Menantu Diduga Terlibat

oleh -8 Dilihat
Lansia di Riau Tewas Akibat Kekerasan, Menantu Diduga Terlibat

KabarDermayu.com – Pekanbaru, Riau, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang wanita lanjut usia, Dumaris Isni Sitio (60), di kediamannya pada Rabu, 29 April 2026. Korban ditemukan tak bernyawa di Jalan Kurnia II, Rumbai, Pekanbaru, dalam sebuah kasus pembunuhan sadis yang juga disertai perampokan.

Peristiwa mengerikan ini terekam oleh kamera CCTV di lokasi kejadian. Rekaman menunjukkan sebuah mobil hitam berhenti di depan rumah korban pada Rabu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya, seorang wanita berkaus hitam terlihat memasuki rumah korban, diikuti oleh wanita lain yang mengenakan jaket hoodie biru. Wanita berkaus hitam sempat terlihat berbincang dan mencium tangan korban di ruang tamu.

Namun, suasana tenang itu berubah drastis. Tiba-tiba, seorang pria yang mengenakan kaus abu-abu, topi, dan masker masuk ke dalam rumah. Pria tersebut membawa balok kayu yang disembunyikan di belakang badannya.

Tanpa peringatan, pria itu menyerang korban secara membabi buta dengan balok kayu tersebut. Serangan bertubi-tubi itu membuat korban seketika terkulai tak berdaya. Kedua wanita yang bersama pelaku hanya menyaksikan kejadian tanpa melakukan intervensi.

Setelah korban dipastikan meninggal dunia, para pelaku segera membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban. Barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi perhiasan, cincin, paspor, telepon genggam, serta uang tunai dalam mata uang asing senilai 400 Dolar Singapura.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra, menegaskan bahwa kasus pembunuhan sadis ini akan diusut tuntas. Penyelidikan dilakukan oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru dengan dukungan penuh dari Direktorat Kriminal Umum Polda Riau.

Baca juga di sini: Keluarga Siaga Sambut Kelahiran Alyssa Daguise

“Ini merupakan atensi khusus dan atensi penuh dari Kapolda Riau Bapak Irjen Pol Herry Heryawan, agar mengungkap kasus ini seterang-terangnya,” ujar Pandra saat takziah ke rumah duka pada Jumat, 1 Mei 2026.

Pandra menambahkan bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan juga sedang dilaksanakan di kediaman korban pada Jumat siang untuk mengumpulkan bukti dan petunjuk baru.

Pihak kepolisian berharap para pelaku dapat segera ditangkap. Dengan tertangkapnya mereka, motif di balik pembunuhan serta kemungkinan adanya pelaku lain dapat terungkap sepenuhnya.

“Saat ini kami akan mengejar di mana pun pelaku itu berada, dan tentunya kita sudah mengarah satu pelaku yang tentunya nanti untuk terangnya masalah,” jelas Pandra.

Ia melanjutkan, “Karena bagaimana pun motif dan lain sebagainya (terungkap), nanti setelah pelaku diperoleh keterangan.”

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa salah satu terduga pelaku adalah mantan menantu korban, yang diidentifikasi dengan inisial AF. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu AF serta pelaku utama yang melakukan penganiayaan menggunakan balok kayu.