Luke Thomas Dirut DSI: Alasan Pemerintah Tunjuk & Kinerja Sangat Baik

oleh -9 Dilihat
Luke Thomas Dirut DSI: Alasan Pemerintah Tunjuk & Kinerja Sangat Baik

KabarDermayu.com – Penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) didasari oleh rekam jejaknya yang dinilai sangat baik, demikian disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani.

Rosan menjelaskan bahwa banyak pertimbangan yang diambil dalam proses penunjukan ini, di mana rekam jejak Luke menjadi salah satu faktor utama yang diperhatikan.

Menurut Rosan, Luke memiliki pengalaman yang mumpuni di sektor mineral dan perdagangan (trading). Pengalaman ini diperkuat dengan perannya dalam memimpin sejumlah perusahaan mineral sebelumnya.

Selain itu, Luke juga dinilai memiliki jaringan yang luas dan solid. Kinerjanya selama bergabung dengan Danantara Indonesia juga mendapat apresiasi tinggi.

Baca juga: WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Kembali ke Tanah Air

Rosan menekankan pentingnya pengalaman trading dan mineral yang dimiliki Luke. Pengalaman tersebut, ditambah dengan kemampuannya memimpin berbagai perusahaan mineral dan jaringan yang baik, menjadi nilai tambah yang signifikan.

Lebih lanjut, Rosan menambahkan bahwa kinerja Luke di Danantara selama ini sangat memuaskan. Hal ini menjadi salah satu alasan utama pemerintah dalam mempercayakan posisi strategis tersebut kepadanya.

Pengalaman Luke di perusahaan multinasional, termasuk di PT Vale Indonesia, turut menjadi pertimbangan penting. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki pemahaman mendalam tentang industri dan operasional perusahaan berskala besar.

Faktor lain yang juga dianggap relevan adalah kemampuan Luke dalam berkomunikasi. Ia diketahui menguasai Bahasa Indonesia, yang tentu akan mempermudah koordinasi dan operasional di lapangan.

Rosan juga menyebutkan bahwa Luke memiliki kedekatan personal dengan Indonesia, yang dibuktikan dengan istrinya yang merupakan orang Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memperkuat integrasinya dalam lingkungan kerja dan budaya lokal.

Luke Thomas Mahony sendiri merupakan warga negara Australia yang memiliki latar belakang profesional yang kuat. Sebelum menjabat di DSI, ia pernah mengemban posisi sebagai Direktur di PT Vale Indonesia.

Sejak September 2025, Luke juga telah aktif berkontribusi di Danantara Indonesia sebagai SEVP Business Performance & Optimization. Peran ini memberikannya pemahaman mendalam tentang operasional dan strategi perusahaan.

Penunjukan Luke ini terjadi di tengah upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) terkait hal tersebut.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa PP baru ini akan menjadikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai eksportir tunggal untuk komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloy).

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan penjualan hasil sumber daya alam dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontrol yang lebih baik terhadap pengelolaan komoditas ekspor nasional.