KabarDermayu.com – Pelatih Benfica, Jose Mourinho, akhirnya angkat bicara mengenai perselisihan yang terjadi antara Kylian Mbappé dan pelatih muda Álvaro Arbeloa.
Komentar yang dilontarkan Mourinho ini sontak menyita perhatian publik, terutama mengingat namanya santer dikaitkan dengan Real Madrid untuk mengisi kursi kepelatihan musim depan.
Dalam sebuah konferensi pers yang digelar bersama Benfica pada Jumat waktu setempat, Mourinho menyatakan rasa sedihnya melihat situasi yang tengah dihadapi Arbeloa.
“Ini membuat saya sedih karena Arbeloa adalah teman saya. Dia adalah salah satu pemain yang telah memberikan segalanya, jiwa dan raganya, ketika membela tim saya. Kini, saat dia menjabat sebagai pelatih Real Madrid, hubungan kami justru semakin erat, sama seperti ikatan saya dengan klub tersebut,” ungkap Mourinho.
“Saya berharap semuanya berjalan lancar baginya. Menjadi seorang pemain tentu jauh lebih mudah dibandingkan menjadi seorang pelatih. Namun, timnya berhasil memenangkan pertandingan kemarin, dan saya yakin hari ini dia merasa bahagia,” tambahnya.
Baca juga: Netanyahu Tuntut New York Times Akibat Artikel Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Tahanan
Pernyataan Mourinho ini dinilai cukup signifikan, mengingat adanya kemungkinan besar ia akan melatih Mbappé musim depan jika memang ditunjuk sebagai pelatih utama Real Madrid.
Dukungan yang diberikan Mourinho kepada Arbeloa juga semakin menegaskan kedekatan hubungan keduanya yang terjalin sejak masa mereka bersama di Santiago Bernabeu beberapa tahun silam.
Selain menanggapi polemik tersebut, Mourinho juga memberikan sedikit sinyal mengenai masa depannya di Benfica. Pelatih asal Portugal ini mengungkapkan bahwa ia baru akan memikirkan langkah selanjutnya setelah musim kompetisi ini berakhir.
Mourinho berencana akan menentukan arah kariernya setelah Benfica menyelesaikan pertandingan terakhir musim ini pada Minggu mendatang.
Situasi ini semakin memperkuat spekulasi yang mengaitkan Mourinho dengan posisi pelatih kepala Real Madrid untuk musim mendatang.





