Netanyahu Disebut Dapat Ambil Tindakan Militer Demi Pemilu

oleh -7 Dilihat
Netanyahu Disebut Dapat Ambil Tindakan Militer Demi Pemilu

KabarDermayu.com – Pemimpin partai oposisi Israel, Avigdor Lieberman, melontarkan peringatan keras terkait kemungkinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggunakan langkah militer untuk kepentingan politik dalam pemilihan umum mendatang.

Pernyataan ini disampaikan pada Kamis waktu setempat, menyusul laporan mengenai potensi pembubaran parlemen Israel, Knesset.

Lieberman, yang juga mantan menteri pertahanan Israel, menyampaikan pandangannya saat mengunjungi permukiman Be’eri yang berdekatan dengan Gaza.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menolak potensi tindakan militer jika memang situasi mengharuskannya.

Namun, Lieberman secara spesifik mengingatkan bahwa Netanyahu bisa saja mengambil langkah militer bukan demi kemenangan strategis, melainkan semata-mata untuk mendongkrak elektabilitas menjelang pemilu.

“Ini menyangkut para tentara kita. Jika ada operasi militer dilakukan, itu harus benar-benar untuk mengambil keputusan penting,” tegas Lieberman, yang kini memimpin partai Yisrael Beytenu.

“Tidak bisa diterima jika langkah militer dipakai demi kepentingan pemilu,” tambahnya, seperti dikutip dari laman Anadolu Agency, Jumat, 15 Mei 2026.

Lieberman tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai bentuk spesifik atau lokasi operasi militer yang ia maksud.

Peringatan dari Lieberman ini muncul setelah Benjamin Netanyahu berulang kali melontarkan retorika ambisius untuk mengubah peta Timur Tengah dan memposisikan Israel sebagai negara adidaya di kawasan tersebut.

Konteks politik internal Israel saat ini memang sedang bergejolak.

Pada Rabu malam, koalisi pemerintah Israel mengajukan rancangan undang-undang untuk membubarkan Knesset.

Langkah ini diambil di tengah memanasnya krisis terkait isu wajib militer bagi komunitas Haredi, yaitu kaum Yahudi ultra-Ortodoks.

Pembubaran parlemen ini dinilai sebagai upaya untuk menggagalkan dorongan serupa yang datang dari pihak oposisi.

Baca juga: Perlambatan Ekonomi Tak Terhindar, Belanja Pemerintah Jadi Penopang Utama Permintaan

Pemilihan umum umum di Israel sendiri dijadwalkan akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang.