Pencarian 5 Wartawan di Anak Krakatau Berlanjut, Tim SAR Susun Strategi Baru

oleh -3 Dilihat
Pencarian 5 Wartawan di Anak Krakatau Berlanjut, Tim SAR Susun Strategi Baru

KabarDermayu.com – Memasuki hari kedua Pencarian, operasi penyelamatan terhadap lima orang wartawan dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda hingga Rabu, 9 September 2026, masih belum membuahkan hasil signifikan. Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal meski hingga saat ini keberadaan kedelapan orang tersebut belum terdeteksi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia. Sejak pagi hari, tim telah membagi personel ke dalam tujuh Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sektor-sektor yang telah ditentukan dalam rencana operasi.

“Kami terus memperluas area pencarian dengan membagi tim ke beberapa sektor. Seluruh sarana dan unsur yang terlibat kami optimalkan demi menemukan rekan-rekan yang saat ini masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad.

Dalam operasi kemanusiaan ini, sinergi lintas instansi dikerahkan secara total. Tim gabungan terdiri dari Kantor SAR Banten dan Lampung, personel TNI dan Polri, BPBD, KSOP, serta didukung oleh elemen masyarakat, nelayan, dan keluarga korban. Sejumlah aset utama juga diterjunkan ke lokasi, di antaranya:

  • Kapal negara: KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, KRI Lepu, dan KRI Leuser.
  • Unit pendukung: RIB 02 Banten, RIB 02 dan 03 Lampung.
  • Teknologi: Drone thermal untuk pemantauan udara.
  • Peralatan pendukung: Perlengkapan medis, komunikasi, dan peralatan SAR air.

Kendati pengerahan armada telah dilakukan secara masif, hingga pukul 15.22 WIB, tim di lapangan yang bertugas di titik koordinat SAR Map belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban. Al Amrad menegaskan bahwa evaluasi berkala tetap dilakukan untuk merumuskan strategi baru, termasuk opsi perluasan cakupan wilayah pencarian yang direncanakan mulai Kamis, 10 September 2026.

Faktor keselamatan menjadi prioritas utama bagi seluruh personel yang bertugas, mengingat lokasi pencarian berada di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim SAR terus memantau aktivitas vulkanik gunung tersebut, terutama saat hembusan debu vulkanik menebal yang dapat menghambat visibilitas dan membahayakan keselamatan kru kapal.

Secara meteorologis, kondisi cuaca di area pencarian pada hari kedua terpantau cerah berawan. Angin berhembus dari arah selatan ke utara dengan kecepatan 14 knot, dengan tinggi gelombang laut berada dalam kisaran 0,4 hingga 1 meter. Kondisi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasi pencarian selanjutnya.

Sebagai informasi, delapan orang yang hilang terdiri dari tiga kru kapal yaitu Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) selaku pemandu. Sementara lima orang lainnya adalah jurnalis dari berbagai media, yakni M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), serta seorang jurnalis lepas bernama Donal.

Pihak SAR berharap agar seluruh proses pencarian ini dapat segera menemukan titik terang. Evaluasi harian akan terus menjadi acuan tim di lapangan guna memastikan setiap langkah yang diambil tetap efektif dan aman bagi para petugas penyelamat.