Persib Bela Marc Klok, Sangkal Tuduhan Rasis dari Bhayangkara

oleh -7 Dilihat
Persib Bela Marc Klok, Sangkal Tuduhan Rasis dari Bhayangkara

KabarDermayu.com – Persib Bandung akhirnya angkat bicara mengenai tudingan rasisme yang dilayangkan oleh Bhayangkara FC terhadap kapten timnya, Marc Klok.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu, 2 Mei 2026, klub berjuluk Maung Bandung ini menegaskan komitmennya sebagai organisasi sepak bola profesional. Persib menjunjung tinggi nilai integritas, sportivitas, dan penghargaan terhadap keberagaman. Klub juga secara tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan rasisme dalam keadaan apa pun.

“Persib tidak mentolerir segala bentuk tindakan rasisme dalam kondisi apa pun,” demikian kutipan dari pernyataan resmi tersebut.

Di sisi lain, Persib juga menyatakan kewajibannya untuk melindungi para pemainnya. Oleh karena itu, klub memberikan dukungan penuh kepada Marc Klok. Sang pemain sendiri telah secara tegas membantah telah melakukan tindakan rasisme seperti yang dituduhkan.

“Persib menyatakan dukungan penuh kepada kapten tim kami, Marc Klok, yang telah menyampaikan secara tegas bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan rasisme sebagaimana yang dituduhkan,” demikian pernyataan resmi klub melanjutkan.

Persib Bandung juga menekankan pentingnya setiap tuduhan serius untuk didasarkan pada fakta dan bukti yang konkret. Untuk itu, klub mendorong agar proses investigasi yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak berwenang yang berwenang.

Selain itu, Persib mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan spekulasi yang tidak berdasar. Klub menilai bahwa asas praduga tak bersalah sangat penting untuk dijaga demi menjaga kondusivitas kompetisi sepak bola nasional.

Sebelumnya, Bhayangkara FC melaporkan adanya dugaan aksi rasisme yang dilakukan oleh Marc Klok terhadap penyerang mereka, Henry Doumbia. Insiden ini terjadi saat kedua tim bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada hari Kamis, 30 April 2026.

Dalam keterangan resminya, Bhayangkara FC menyatakan bahwa Doumbia mengaku menerima ucapan bernuansa rasis dari Klok pada babak pertama pertandingan. Laporan ini kemudian memicu ketegangan yang berlanjut hingga ke lorong pemain dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

“Pada laga kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC menjamu Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (30/4), diakui striker Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, jika dirinya menerima aksi rasis dari Marc Klok pada babak pertama,” tulis pernyataan resmi Bhayangkara FC.

Menurut kronologi yang disampaikan, Doumbia melaporkan insiden tersebut kepada kapten tim Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, menjelang turun minum. Setelah peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, Wahyu Subo Seto dilaporkan langsung mendatangi Marc Klok untuk mengonfirmasi dugaan ucapan tersebut.

“Di akhir babak pertama, Henry Doumbia memberitahukan aksi rasis yang diterimanya kepada Wahyu Subo Seto sebagai kapten tim. Mendengar laporan tersebut, setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan, Wahyu Subo Seto langsung mendatangi Marc Klok,” lanjut pernyataan Bhayangkara FC.

Momen adu mulut antara kedua pemain tersebut sempat terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan perdebatan yang terjadi di area lorong menuju ruang ganti pemain.

Menanggapi insiden tersebut, manajemen Bhayangkara FC segera melaporkan dugaan aksi rasisme itu kepada match commissioner seusai pertandingan. Selain itu, laporan resmi juga telah disampaikan kepada Komite Disiplin PSSI untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca juga di sini: Pegadaian Beri Bantuan Masjid di Ambalawi Saat Hari Buruh

Pertandingan antara Bhayangkara FC dan Persib Bandung sendiri berakhir dengan skor 2-4 untuk kemenangan Persib. Namun, hasil pertandingan tersebut kini dibayangi oleh polemik dugaan rasisme yang masih menunggu proses penanganan lebih lanjut dari otoritas terkait sepak bola Indonesia.