Persija Bangkit, Persik Jadi Korban Amukan Almeida

oleh -5 Dilihat
Persija Bangkit, Persik Jadi Korban Amukan Almeida

KabarDermayu.com – Persija Jakarta berhasil bangkit dari kekalahan sebelumnya dengan meraih kemenangan penting atas Persik Kediri. Dalam lanjutan Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Brawijaya pada Sabtu, 16 Mei 2026, Macan Kemayoran sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor akhir 3-1.

Meskipun sempat tertinggal lebih dulu, Persija menunjukkan mental juara mereka. Kebangkitan tim terjadi berkat penampilan gemilang Gustavo Almeida yang tampil tajam di babak kedua.

Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Persija di klasemen. Mereka kini menempati peringkat ketiga dengan total 68 poin dari 33 pertandingan yang telah dilakoni. Sementara itu, Persik Kediri masih tertahan di posisi ke-12 dengan 39 poin.

Sejak menit awal pertandingan, Persik Kediri yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri langsung memberikan tekanan. Tim berjuluk Macan Putih ini beberapa kali mengancam pertahanan Persija melalui skema serangan balik cepat yang efektif.

Gol yang dinanti oleh publik tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-24. Ernesto Gomez melepaskan umpan lambung yang akurat. Bola tersebut berhasil disundul oleh Jose Enrique tepat di depan gawang Persija. Kiper Andritany Ardhiyasa tak mampu menjangkau bola tersebut dengan sempurna.

Namun, keunggulan Persik Kediri tidak berlangsung lama. Hanya berselang dua menit, Persija Jakarta berhasil menyamakan kedudukan. Rayhan Hannan menjadi pahlawan bagi tim tamu. Memanfaatkan assist dari Jordi Amat, Hannan sukses mencetak gol penyeimbang melalui sundulan, mengubah skor menjadi 1-1.

Pertandingan kemudian berjalan semakin terbuka. Persik Kediri sempat memiliki beberapa peluang emas untuk kembali unggul melalui tembakan Jon Toral dan Jose Enrique. Sayangnya, penyelesaian akhir mereka masih belum cukup tenang untuk mengkonversi peluang menjadi gol. Skor imbang bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, melakukan perubahan taktis yang krusial. Ia memutuskan untuk memasukkan Gustavo Almeida ke dalam lapangan. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik yang signifikan bagi permainan Persija.

Pada menit ke-64, Gustavo Almeida berhasil membawa Persija unggul untuk pertama kalinya dalam pertandingan tersebut. Penyerang asal Brasil ini dengan sigap menanduk bola hasil umpan matang dari sisi kanan serangan. Kiper Persik Kediri tidak mampu menghentikan laju bola.

Belum sempat Persik Kediri bangkit dari ketertinggalan, Gustavo Almeida kembali menambah penderitaan tuan rumah hanya dua menit berselang. Kali ini, ia berhasil memanfaatkan umpan terobosan dari Witan Sulaeman. Dengan penyelesaian yang dingin dan tenang di dalam kotak penalti, Almeida mencetak gol keduanya di laga ini.

Dua gol cepat dari Gustavo Almeida ini semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Persija. Mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan lebih baik di sisa waktu. Persik Kediri mencoba untuk mengejar ketertinggalan, namun rapatnya lini pertahanan Macan Kemayoran membuat setiap upaya mereka selalu kandas.

Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Aprisman Aranda, skor 3-1 untuk kemenangan Persija Jakarta tidak berubah. Kemenangan ini menjadi respons positif bagi Persija setelah sebelumnya harus menelan kekalahan dari Persib Bandung.

Di sisi lain, Persik Kediri gagal memberikan kemenangan di laga kandang terakhir mereka di musim ini. Hasil ini tentu menjadi catatan yang kurang memuaskan bagi tim tuan rumah.

Susunan Pemain

Persik Kediri:Husna Al Malik; Henhen Herdiana, Al Hamra Hehanussa, Muhammad Firly, Rezaldi Hehanussa; Telmo Castanheira, Jon Toral, Imanol Garcia; Ernesto Gomez, Jose Enrique, Krisna Bayu Otto.

Baca juga: Putusan MK: Jakarta Masih Ibu Kota, Anies Beri Tanggapan

Persija Jakarta:Andritany Ardhiyasa; Bruno Tubarao, Rizky Ridho, Paulo Ricardo, Dony Tri Pamungkas; Rayhan Hannan, Jordi Amat, Fabio Calonego, Jean Mota; Alaeddine Ajaraie, Mauro Zijlstra.

Klasemen Super League 2025/2026 usai Persik Kediri vs Persija Jakarta

  • Persib Bandung — 32 pertandingan, 23 kemenangan, 6 hasil imbang, 3 kekalahan, 57 gol memasukkan, 21 gol kebobolan, selisih gol +36, 75 poin
  • Borneo FC — 32 pertandingan, 24 kemenangan, 3 hasil imbang, 5 kekalahan, 67 gol memasukkan, 30 gol kebobolan, selisih gol +37, 75 poin
  • Persija Jakarta — 33 pertandingan, 21 kemenangan, 5 hasil imbang, 7 kekalahan, 62 gol memasukkan, 29 gol kebobolan, selisih gol +33, 68 poin
  • Persebaya — 33 pertandingan, 15 kemenangan, 10 hasil imbang, 8 kekalahan, 56 gol memasukkan, 35 gol kebobolan, selisih gol +21, 55 poin
  • Dewa United — 32 pertandingan, 16 kemenangan, 5 hasil imbang, 11 kekalahan, 44 gol memasukkan, 35 gol kebobolan, selisih gol +9, 53 poin
  • Malut United — 32 pertandingan, 15 kemenangan, 7 hasil imbang, 10 kekalahan, 66 gol memasukkan, 45 gol kebobolan, selisih gol +21, 52 poin
  • Bhayangkara FC — 32 pertandingan, 15 kemenangan, 5 hasil imbang, 12 kekalahan, 45 gol memasukkan, 41 gol kebobolan, selisih gol +4, 50 poin
  • Bali United — 32 pertandingan, 12 kemenangan, 9 hasil imbang, 11 kekalahan, 52 gol memasukkan, 47 gol kebobolan, selisih gol +5, 45 poin
  • Arema FC — 33 pertandingan, 12 kemenangan, 9 hasil imbang, 12 kekalahan, 50 gol memasukkan, 46 gol kebobolan, selisih gol +4, 45 poin
  • Persita — 32 pertandingan, 13 kemenangan, 5 hasil imbang, 14 kekalahan, 36 gol memasukkan, 33 gol kebobolan, selisih gol +3, 44 poin
  • PSIM — 32 pertandingan, 10 kemenangan, 12 hasil imbang, 10 kekalahan, 40 gol memasukkan, 40 gol kebobolan, selisih gol 0, 42 poin
  • Persik Kediri — 33 pertandingan, 11 kemenangan, 6 hasil imbang, 16 kekalahan, 42 gol memasukkan, 56 gol kebobolan, selisih gol -14, 39 poin
  • Persijap — 32 pertandingan, 9 kemenangan, 7 hasil imbang, 16 kekalahan, 31 gol memasukkan, 45 gol kebobolan, selisih gol -14, 34 poin
  • PSM Makassar — 32 pertandingan, 8 kemenangan, 10 hasil imbang, 14 kekalahan, 38 gol memasukkan, 45 gol kebobolan, selisih gol -7, 34 poin
  • Madura United — 32 pertandingan, 8 kemenangan, 8 hasil imbang, 16 kekalahan, 34 gol memasukkan, 52 gol kebobolan, selisih gol -18, 32 poin
  • Persis — 32 pertandingan, 6 kemenangan, 10 hasil imbang, 16 kekalahan, 35 gol memasukkan, 58 gol kebobolan, selisih gol -23, 28 poin
  • Semen Padang — 33 pertandingan, 5 kemenangan, 5 hasil imbang, 23 kekalahan, 22 gol memasukkan, 62 gol kebobolan, selisih gol -40, 20 poin
  • PSBS Biak — 33 pertandingan, 4 kemenangan, 6 hasil imbang, 23 kekalahan, 31 gol memasukkan, 88 gol kebobolan, selisih gol -57, 18 poin