Persija Tim Terbaik Tandang: Kata Mauricio Souza

oleh -6 Dilihat
Persija Tim Terbaik Tandang: Kata Mauricio Souza

KabarDermayu.com – Persija Jakarta harus menelan pil pahit di akhir musim Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini gagal merengkuh gelar juara meskipun mereka menunjukkan performa yang sangat impresif, terutama saat melakoni laga tandang sepanjang musim kompetisi.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan rasa herannya atas kegagalan timnya meraih gelar. Ia merasa heran karena Persija justru menjadi tim dengan rekor poin tandang terbaik di liga musim ini.

Persija mengakhiri musim dengan bertengger di posisi ketiga klasemen akhir. Mereka mengumpulkan total 71 poin, tertinggal delapan angka dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara liga.

Mauricio Souza menilai bahwa kegagalan timnya untuk memaksimalkan potensi di laga kandang menjadi faktor utama yang menghalangi mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara hingga pekan terakhir.

Catatan buruk Persija di kandang terlihat jelas. Mereka tercatat gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan kandang yang krusial sepanjang musim ini. Macan Kemayoran harus puas dengan hasil imbang saat berhadapan dengan Malut United, Bali United, Dewa United, dan Borneo FC.

Lebih parahnya lagi, Persija juga menelan kekalahan saat menjamu Arema FC di salah satu laga kandang mereka.

Jika dirinci, dari kelima laga kandang yang krusial tersebut, Persija hanya mampu mengumpulkan empat poin saja. Ini berarti mereka kehilangan potensi tambahan 11 poin yang sangat berharga.

Baca juga: Uji Tuntas Hukum Internasional untuk Kapal Kemanusiaan ke Gaza

Andai saja Persija mampu menyapu bersih kemenangan di lima laga kandang tersebut, mereka seharusnya bisa mengoleksi total 82 poin. Dengan jumlah poin tersebut, Persija dipastikan akan melewati Persib Bandung di klasemen akhir dan keluar sebagai juara liga.

“Mengenai musim ini, saya rasa kami seharusnya bisa tampil lebih baik saat bermain di kandang. Saya rasa itulah yang menentukan posisi akhir di kompetisi,” ujar Mauricio Souza kepada awak media pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Di sisi lain, performa Persija saat bermain di luar kandang justru sangat konsisten dan patut diacungi jempol. Rizky Ridho dan kawan-kawan tercatat sebagai tim dengan jumlah kemenangan tandang terbanyak di liga musim ini, yaitu sebanyak 11 kemenangan.

Jumlah kemenangan tandang Persija ini bahkan lebih baik dibandingkan dengan para pesaing terdekat mereka. Persib Bandung mencatat sembilan kemenangan tandang, sementara Borneo FC mengoleksi sepuluh kemenangan tandang.

Mauricio Souza berpendapat bahwa secara historis, tim yang memiliki kekuatan saat bermain di luar kandang biasanya memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi juara liga. Hal ini yang membuat ia merasa sangat kecewa karena Persija tetap gagal finis di posisi teratas klasemen.

“Secara historis, tim yang bermain bagus di luar kandang biasanya memiliki keuntungan besar di kompetisi dan kami adalah tim terbaik saat bermain tandang. Kami meraih poin terbanyak di laga tandang,” tegasnya.

Selain masalah performa kandang yang inkonsisten, Mauricio Souza juga menyoroti faktor lain yang turut berkontribusi pada kegagalan timnya. Ia menyebutkan absennya sejumlah pemain kunci karena cedera dan banyaknya kartu merah yang diterima Persija sepanjang musim.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kondisi tersebut beberapa kali merugikan timnya, terutama dalam pertandingan-pertandingan krusial yang menentukan nasib tim di papan atas klasemen.

“Belum lagi beberapa pertandingan di mana ada pemain kami yang terkena kartu merah, yang akhirnya merugikan kami,” tutup Mauricio Souza.

Mauricio Souza Bongkar 2 Biang Kerok yang Bikin Persija Gagal Juara Super League

Pelatih, Mauricio Souza mengungkap dua penyebab Persija gagal juara Super League 2025/2026, mulai dari kehilangan poin kandang hingga kartu merah pemain.

VIVA.co.id

24 Mei 2026