KabarDermayu.com – Program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 secara resmi dibuka dengan tema “Energizing Acceleration for Future Impact”. Acara pembukaan dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Kamis, 21 Mei 2026.
Tahun ini, PGTC mengusung konsep baru dengan roadshow ke lima kota di Indonesia. Rangkaian acaranya meliputi kompetisi, talkshow, ekshibisi, hingga program pengembangan mahasiswa.
Seremoni pembukaan dihadiri oleh jajaran manajemen Pertamina, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Prof. Dr. Irwan Meilano, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. apt. Junaidi Khotib.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa PGTC 2026 dirancang untuk mencetak generasi penerus dengan bekal akademis dan pendekatan praktis dari interaksi industri.
“Kami membawa Pertamina secara grup keseluruhan hadir untuk memberikan gambaran tentang proses bisnis industri di Pertamina, sehingga mereka bisa melihat kecocokan antara ilmu pengetahuan yang mereka miliki dan melihat bagaimana peluang mereka yang ingin berkarir di Pertamina,” ujar Arya.
Prof. Irwan Meilano dari ITB menyambut baik inisiatif ini sebagai penguatan sinergi antara kampus dan industri. Ia berharap PGTC memberikan wawasan riil bagi mahasiswa mengenai tantangan industri masa depan.
“Kami berharap program ini membuka wawasan mahasiswa dan membantu kami di lingkungan kampus untuk meningkatkan kualitas kurikulum yang lebih dekat dan relevan dengan perkembangan industri yang dinamis. Melalui kerjasama ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan,” ungkap Prof. Irwan.
Prof. Junaidi Khotib menekankan pentingnya dukungan korporasi dalam ekosistem riset mahasiswa untuk peningkatan daya saing dan relevansi pendidikan.
Baca juga: Wakapolri: KBPP adalah Bagian dari Polri, Bukan Mitra
“Pemerintah terus mendorong terciptanya riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa. PGTC merupakan wujud kontribusi Pertamina sebagai industri yang hadir lebih awal di kampus, memberikan insight yang sangat baik bagi mahasiswa sebelum terjun secara nyata ke dunia industri.
Kami berharap ajang ini dapat menyentuh semakin banyak perguruan tinggi dan memancing perusahaan dan industri lain untuk ikut terlibat, demi mendukung kemajuan pendidikan Indonesia,” jelas Prof. Junaidi.
Pembukaan PGTC 2026 juga menjadi momentum open call untuk kompetisi nasional Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC) bagi mahasiswa se-Indonesia.
Acara ini juga menghadirkan sesi Energizing Talks dengan tema “Energizing Indonesia: From National Strategy to Everyday Action” serta sesi Youth Stage yang memberikan inspirasi pengembangan diri dan peluang karier di sektor energi.
Selain itu, Pertamina memperkenalkan program Pertamuda Seed and Scale 2026, sebuah kompetisi ide bisnis tingkat nasional yang pendaftarannya akan dimulai awal Juni mendatang.
Seluruh rangkaian kegiatan dilengkapi dengan area expo di Aula Barat ITB yang menampilkan informasi seputar karier, magang, beasiswa, dan program pengembangan mahasiswa dari Pertamina Group.
Melalui PGTC 2026, Pertamina berkomitmen menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda Indonesia untuk menciptakan kontribusi nyata bagi masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Informasi lengkap mengenai PGTC 2026 dapat diakses melalui website PGTC 2026 dan Instagram @pgtc.id.





