Pria Berbaju Silver Rampok Pengendara di Kuta, Bali, Tertangkap Polisi

oleh -4 Dilihat
Pria Berbaju Silver Rampok Pengendara di Kuta, Bali, Tertangkap Polisi

KabarDermayu.com – Unit Reskrim Polsek Kuta, Bali, berhasil mengamankan seorang pria yang berprofesi sebagai manusia silver. Pria tersebut diduga melakukan penodongan menggunakan pisau terhadap pengendara di kawasan lampu merah Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road, Kuta, Badung.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari video viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan aksi pelaku menodongkan senjata tajam kepada pengguna jalan.

Menindaklanjuti laporan viral tersebut, Polsek Kuta segera melakukan penyelidikan. Tim mendatangi lokasi kejadian, mencari keterangan saksi, serta menganalisis rekaman CCTV. Upaya ini membuahkan hasil dengan berhasil diamankannya pelaku.

Peristiwa penodongan ini terjadi pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 Waktu Indonesia Tengah. Saat itu, korban tengah berhenti di lampu merah yang menjadi lokasi kejadian.

Tiba-tiba, pelaku yang sedang mengamen sebagai manusia silver mendekati korban. Pelaku meminta uang sambil mengacungkan pisau ke arah korban. Merasa terancam dan resah, korban akhirnya memutuskan untuk merekam kejadian tersebut.

Rekaman video kemudian diunggah ke media sosial dan dengan cepat menjadi viral. Hal ini mendorong pihak kepolisian untuk segera bertindak.

Baca juga: Pep Guardiola Tegaskan Masa Depan Manchester City Cerah Usai Juara Piala FA

Polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan terduga pelaku. Pelaku diketahui bernama Andra Winata, seorang pria berusia 26 tahun yang berasal dari Batujajar, Bandung. Penangkapan dilakukan pada Minggu dini hari, sekitar pukul 04.00 Wita.

Dalam pemeriksaan awal, Andra Winata mengakui perbuatannya. Ia mengakui telah menodongkan pisau saat beraksi sebagai manusia silver. Lebih lanjut, pelaku mengaku bahwa aksi tersebut diperintahkan oleh seseorang bernama Ujang.

Pisau yang digunakan dalam aksi penodongan tersebut, menurut pengakuan pelaku, sudah dikembalikan kepada Ujang. Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk menemukan keberadaan Ujang.

Dalam proses penangkapan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut meliputi satu buah kalung, satu celana boxer, satu ember berwarna merah yang digunakan untuk menampung uang, serta satu botol air mineral berisi cairan cat warna silver.

Akibat dari kejadian ini, korban mengaku merasa resah dan was-was saat berkendara di jalan raya. Pengalaman tersebut tentu meninggalkan trauma tersendiri.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini. Tujuannya adalah untuk melakukan pengembangan lebih lanjut dan mengungkap kemungkinan adanya pelaku atau pihak lain yang terlibat dalam aksi kejahatan ini.