KabarDermayu.com – Polemik mengenai pria berkebaya yang mengikuti Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, terus bergulir dan menarik perhatian publik.
Sosok pria bernama Rahadian Saputra yang mengenakan kebaya dalam acara sakral tersebut menuai kecaman karena dinilai telah melecehkan budaya.
Setelah isu ini viral di media sosial, Rahadian Saputra telah menyampaikan permohonan maaf atas pilihan busananya pada acara yang berlangsung khidmat tersebut.
Di tengah perdebatan ini, seorang selebgram dan kreator konten, Paola Serena, turut terseret dalam pusaran isu.
Hal ini bermula dari unggahannya yang menampilkan foto kebersamaannya dengan Rahadian Saputra.
Lebih lanjut, Paola Serena sempat menyebutkan dalam kolom komentar bahwa teman prianya itu telah mengantongi izin untuk mengenakan kebaya.
Untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi, Paola Serena akhirnya memberikan klarifikasi mengenai izin tersebut.
“Teman laki-laki ku yang kemarin di acara satu Suro dan aku berkomentar di postingan tersebut bahwa sudah diberikan izin beliau mengenakan pakaian tersebut dari yang mengundang,” ungkap Paola Serena melalui akun Instagram pribadinya.
Namun, Paola tidak merinci secara spesifik siapa pihak yang telah memberikan izin kepada Rahadian Saputra untuk mengenakan kebaya.
“Tapi yang saya mau klarifikasi, pertama bukan aku yang meminta izin. Kedua, pertanyaan soal siapa yang memberikan izin? Aku merasa aku nggak punya hak untuk bilang karena menurut aku bukan ranah aku. Karena yang meminta izin pun bukan aku orangnya,” jelas Paola.
Ia menambahkan, “Karena pikiranku kalau belum ada yang memberikan izin, ya mana bisa.”
Menanggapi klarifikasi yang disampaikan oleh Paola Serena, Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Jiwo Suryonegoro, yang akrab disapa Gusti Paundra, memberikan teguran keras.
GPH Paundra, putra sulung dari KGPAA Mangkunegoro IX, melayangkan komentarnya yang langsung menjadi sorotan warganet.
Dalam unggahan klarifikasi Paola Serena, sosok yang akrab disapa Pangeran Sepuh ini memberikan reaksi melalui kolom komentar dengan sejumlah emoticon.
Komentar dari kakak KGPAA Mangkunegoro X ini sontak menuai banyak tanda suka dan beragam reaksi dari para pengguna media sosial.
Menindaklanjuti respons dari Gusti Paundra, Paola Serena kemudian memberikan jawaban atas teguran yang diterimanya.
“Nuwun sewu Gusti… aku izin DM ya,” tulis Paola Serena sebagai respons terhadap reaksi Gusti Paundra.
Beberapa saat kemudian, percakapan antara keduanya tersebut dilaporkan telah menghilang dari kolom komentar unggahan Paola Serena.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara 1 Suro Be 1960 Mangkunegaran, GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura, menegaskan bahwa panitia tidak pernah memberikan izin khusus kepada peserta.
Menurut Gusti Sura, semua peserta diwajibkan untuk mematuhi panduan ageman atau tata busana yang telah diumumkan oleh panitia sebelum acara kirab dimulai.





