KabarDermayu.com – Kakorlantas Polri, Irjen Polisi Agus Suryonugroho, menegaskan pentingnya penyusunan strategi matang dan kolaborasi antarberbagai pihak untuk mencapai program Zero Over Dimension dan Overload pada tahun 2027.
Penekanan ini disampaikan oleh Irjen Agus kepada jajaran Korlantas Polri, sejalan dengan arahan yang diberikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Menurutnya, penegakan hukum terhadap kendaraan yang melanggar batas dimensi dan muatan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Perlu ada tahapan yang terencana dengan baik, dimulai dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Baca juga: Perketat Kedatangan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus
Selain itu, koordinasi yang erat dengan kementerian dan seluruh pemangku kepentingan terkait sangat krusial agar kebijakan ini dapat diterapkan secara efektif dan meminimalkan resistensi di lapangan.
“Program Zero Over Dimension dan Overload 2027 ini memerlukan langkah-langkah strategis yang harus mulai disusun sejak sekarang, baik dari sisi sosialisasi maupun tahapan penegakan hukumnya,” ujar Irjen Agus.
Ia menginstruksikan jajaran Ditgakkum dan bidang operasional untuk merancang formulasi terbaik dalam pelaksanaan program tersebut. Ini termasuk kemungkinan adanya tahapan sosialisasi yang memadai sebelum penindakan hukum dilakukan secara maksimal.
Irjen Agus menilai bahwa penanganan kendaraan yang mengalami over dimension dan overload memerlukan kesiapan yang komprehensif. Hal ini karena isu tersebut melibatkan banyak sektor, mulai dari sektor transportasi, logistik, hingga aspek keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
Ia menekankan bahwa sinergi antara Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait merupakan kunci utama untuk mewujudkan target Zero Over Dimension dan Overload pada 2027.
Lebih lanjut, Irjen Agus juga menegaskan bahwa program ini merupakan bagian integral dari upaya peningkatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan persiapan yang matang dan terencana, Irjen Agus berharap implementasi kebijakan menuju Zero Over Dimension dan Overload 2027 dapat berjalan secara optimal. Hal ini diharapkan juga dapat berkontribusi pada peningkatan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat.





