Teror Pocong Diduga Modus Penipuan di Tangerang, Polisi Ungkap Trik Pelaku

oleh -12 Dilihat
Teror Pocong Diduga Modus Penipuan di Tangerang, Polisi Ungkap Trik Pelaku

KabarDermayu.com – Video yang beredar viral mengenai penampakan pocong di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang dilaporkan telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Salah satu lokasi yang paling banyak dibicarakan adalah kawasan Rajeg, Kabupaten Tangerang, di mana warga mengaku melihat sosok menyeramkan berkeliaran pada malam hari.

Fenomena ini telah menarik perhatian serius dari pihak kepolisian. Polresta Tangerang menduga bahwa aksi teror pocong ini bukan sekadar ulah iseng, melainkan berpotensi dimanfaatkan sebagai modus kejahatan untuk menciptakan kepanikan di tengah masyarakat.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan namun tidak sampai panik secara berlebihan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik. Serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” ujar Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, pada Selasa, 19 Mei 2026, seperti dikutip dari VIVA Banten.

Menurut Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, suasana mencekam yang tercipta akibat isu teror pocong tersebut justru dapat dimanfaatkan oleh pelaku kriminal. Aksi kejahatan seperti pencurian atau perampokan dapat lebih mudah dilakukan ketika lingkungan sedang tidak kondusif.

Ia menilai bahwa aksi yang menyerupai teror ini diduga sengaja diciptakan untuk menimbulkan ketakutan massal di kalangan warga.

“Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” sambungnya.

Sebagai langkah antisipasi, Polresta Tangerang telah meningkatkan patroli malam di kawasan permukiman warga. Pengamanan ini melibatkan personel Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat lingkungan setempat.

“Kami meningkatkan patroli selain itu, masyarakat juga didorong kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) atau ronda malam sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang ditemukan di sekitar tempat tinggal mereka. Laporan dapat disampaikan langsung ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat 110 yang beroperasi selama 24 jam.

“Masyarakat juga diimbau untuk segera lapor hal-hal mencurigakan kepada petugas dan atas teror ini, kami dari kepolisian memastikan tetap melakukan penyelidikan terkait viralnya teror ‘pocong’ tersebut guna mengungkap pihak yang terlibat serta motif di balik aksi tersebut,” ungkapnya.

Baca juga: Timur Tengah Memanas, Arus Barang Tak Terganggu: Analisis Dampak

Hingga kini, polisi masih mendalami siapa pihak di balik teror tersebut serta apakah benar berkaitan dengan dugaan modus tindak kriminal yang sengaja memanfaatkan ketakutan warga.