Timnas Indonesia: John Herdman Ungkap Soal Pemain Nomor 9

oleh -3 Dilihat
Timnas Indonesia: John Herdman Ungkap Soal Pemain Nomor 9

KabarDermayu.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa timnya tidak membutuhkan penyerang tengah murni atau “nomor sembilan” untuk meningkatkan produktivitas gol.

Menurut Herdman, yang terpenting adalah mengubah mentalitas seluruh pemain agar semua posisi bisa berkontribusi dalam mencetak gol. Ia ingin setiap pemain merasa berani untuk masuk ke kotak penalti lawan dan mengambil inisiatif menciptakan peluang.

“Di sini, orang-orang terus berbicara tentang nomor sembilan, penyerang tengah, dan mengklaim Indonesia butuh penyerang tengah murni. Bagi saya, Indonesia sebenarnya lebih butuh mentalitas kolektif di dalam tim bahwa semua orang, siapa pun posisinya, bisa mencetak gol,” ujar Herdman saat memimpin sesi latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Mantan pelatih Timnas Kanada ini menekankan bahwa perubahan pola pikir adalah kunci utama dalam membangun kekuatan baru Tim Garuda. Seluruh pemain harus memiliki kepercayaan diri untuk masuk ke area berbahaya lawan dan mengambil tanggung jawab dalam menciptakan gol.

“Kami harus mengubah pola pikir itu dan memberikan kepercayaan penuh kepada para pemain untuk berani masuk ke area kotak penalti lawan. Solusi utama untuk bisa mencetak gol lebih banyak adalah dengan mengubah pola pikir dan mentalitas bertanding pemain itu sendiri,” lanjutnya.

Selain fokus pada mentalitas mencetak gol, Herdman juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap gaya bermain Timnas Indonesia sebelumnya. Ia menilai skuad Garuda terlalu sering bermain pasif, lebih banyak bertahan, dan menunggu momentum serangan balik.

“Gaya bermain tim nasional sebelumnya bagi saya pribadi terlihat terlalu pasif. Sangat pasif. Polanya selalu bertahan, transisi, bertahan, lalu transisi lagi,” tegas Herdman.

Untuk mengatasi hal tersebut, Herdman mulai menerapkan filosofi permainan yang lebih modern dan dinamis. Ia mendorong lini belakang, termasuk bek tengah dan bek sayap, untuk aktif dalam membangun serangan dan berani menusuk ke area pertahanan lawan.

Herdman menjelaskan bahwa konsep permainan modern menuntut lebih banyak pemain dengan visi bermain “plus satu”, yang mampu menciptakan kelebihan jumlah pemain di area tertentu untuk membuka ruang serangan.

“Kami membutuhkan lebih banyak pemain yang memiliki visi bermain ‘plus satu’, melakukan overload, serta bek tengah maupun bek sayap yang punya keberanian tinggi untuk maju memecah garis pertahanan lawan. Dengan cara ini, kami akan jauh lebih siap menghadapi siapa pun,” pungkasnya.

Transformasi gaya bermain yang diusung Herdman bakal diuji dalam dua laga uji coba FIFA Matchday melawan Timnas Oman dan Timnas Mozambik pada Juni 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF 2026.

Baca juga: Penyebab Selebgram Brunei Aniaya WNA Hingga Tewas Ternyata Masalah Pribadi

John Herdman mulai TC Timnas Indonesia dengan fokus menyeleksi pemain Super League untuk Piala AFF 2026 dan membangun fondasi skuad menuju Piala Asia 2027.