Tri Tito Jelaskan Peran Penting PKK dalam Edukasi Pangan Aman dari Sumber Laut

oleh -9 Dilihat
Tri Tito Jelaskan Peran Penting PKK dalam Edukasi Pangan Aman dari Sumber Laut

KabarDermayu.com – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, menekankan peran strategis para kader PKK di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Beliau mengajak mereka untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pangan yang aman dan bergizi, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal, termasuk hasil laut.

Menurut Tri Tito, kader PKK memiliki posisi penting dalam menyebarkan pengetahuan mengenai pola makan sehat, mulai dari lingkup keluarga hingga ke tingkat komunitas yang lebih luas. Pengetahuan ini sangat krusial untuk peningkatan kualitas gizi masyarakat.

“Tentang edukasi makanan yang sehat bergizi, beragam, seimbang, dan aman ini, kita harapkan nanti Ibu-Ibu sekalian tidak hanya di sini mendengarkan, tapi menerapkannya juga kepada keluarga besar,” ujar Tri Tito saat membuka acara Edukasi Konsumsi Ikan Aman dan Sehat untuk Mendukung Pola Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Aula Gedung Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pengolahan Kabupaten Alor. Acara tersebut diselenggarakan pada Kamis, 21 Mei 2026.

Tri Tito menjelaskan bahwa banyak daerah di Indonesia dianugerahi kekayaan hasil laut yang melimpah dan berkualitas tinggi. Namun, potensi ini perlu dibarengi dengan pemahaman yang baik mengenai cara pengolahan pangan yang sehat, aman, dan variatif. Hal ini penting agar kandungan gizi dari hasil laut dapat terserap secara maksimal, terutama bagi tumbuh kembang anak-anak.

Beliau menilai bahwa praktik pengolahan ikan di masyarakat masih terbatas, seringkali hanya sebatas digoreng atau dibakar. Padahal, inovasi dalam pengolahan makanan dapat membuat konsumsi ikan menjadi lebih menarik dan disukai oleh seluruh anggota keluarga.

“Dengan adanya edukasi ini kita juga bisa mengolah bahan makanan dari sumber ikan ini menjadi lebih enak sehingga anak-anak juga senang mengkonsumsinya,” imbuh Tri Tito, menekankan pentingnya kreativitas dalam penyajian.

Baca juga: Pengusaha Muda Daerah: Kekuatan Ekonomi Nasional Anthony Leong

Lebih lanjut, Tri Tito menyoroti isu perubahan lingkungan dan meningkatnya pencemaran laut sebagai alasan mendasar perlunya edukasi keamanan pangan laut. Masyarakat perlu dibekali pengetahuan untuk mengidentifikasi jenis ikan yang aman dikonsumsi serta memahami pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

Ia menyampaikan bahwa beberapa spesies laut kini telah masuk dalam kategori dilindungi karena terancam punah akibat eksploitasi yang berlebihan. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga keberlangsungan biota laut menjadi sangat penting, termasuk dengan tidak menangkap atau memperjualbelikan spesies yang dilindungi.

“Kita bisa beramai-ramai mengimbau, tidak mengonsumsi ikan-ikan yang terlarang tapi juga kita ikut mengimbau masyarakat ataupun ke nelayan-nelayan agar tidak menangkap ikan-ikan tersebut karena dilindungi,” tambahnya, mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam konservasi laut.

Tri Tito berharap agar kegiatan edukasi konsumsi B2SA ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama agar pengetahuan tentang pangan aman dan bergizi dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Yane Bima Arya, Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga TP PKK Niken Tomsi, serta para pengurus TP PKK lainnya. Turut hadir pula Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Johni Asadoma dan Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, beserta perwakilan dari instansi terkait lainnya. (LAN)