Veda Ega Pecahkan Rekor Kecepatan Moto3 222 Km/jam di Jerez

oleh -4 Dilihat
Veda Ega Pecahkan Rekor Kecepatan Moto3 222 Km/jam di Jerez

KabarDermayu.com – Perhelatan Moto3 2026 kembali diramaikan oleh talenta muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Pembalap asal Gunungkidul ini sukses mencatatkan sejarah baru di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Sabtu, 26 April 2026, dengan meraih rekor kecepatan tertinggi dalam balapan Moto3 di sirkuit tersebut.

Berdasarkan data resmi MotoGP, Veda Ega Pratama berhasil menorehkan kecepatan puncak (top speed) mencapai 222,2 kilometer per jam. Angka ini tidak hanya menjadi yang tertinggi di seri Moto3 Jerez musim ini, tetapi juga melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh pembalap seperti Eddie O’Shea dan Adrian Cruces, yang sama-sama mencapai 221,7 km/jam.

Rekor kecepatan ini juga mematahkan catatan impresif Daniel Holgado di tahun 2024 dan Adrian Fernandez di tahun 2025, yang sebelumnya memegang rekor dengan kecepatan 221,3 km/jam. Keberhasilan Veda ini menunjukkan performa luar biasa yang terus meningkat di kancah internasional.

Menggunakan motor balap Honda NSF250RW, Veda Ega Pratama menunjukkan konsistensi kecepatan yang mengagumkan sepanjang balapan. Ia tercatat beberapa kali mampu menembus kecepatan di atas 219 km/jam sebelum akhirnya mencapai puncaknya di angka 222,2 km/jam, sebuah bukti nyata dari kemampuannya dalam mengendalikan mesin.

Namun, pencapaian Veda tidak hanya berhenti pada rekor kecepatan semata. Performa keseluruhannya dalam balapan tersebut juga menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Memulai balapan dari posisi ke-17 yang kurang menguntungkan, Veda langsung menunjukkan ambisinya sejak lap pertama.

Ia berhasil merangsek maju ke posisi ke-14 di lap pembuka. Momentum kebangkitan ini berlanjut di lap kedua, di mana Veda dengan brilian berhasil menyalip tiga pembalap sekaligus untuk menembus posisi 10 besar. Bahkan, ia sempat terlibat dalam persaingan ketat dengan pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang dikenal sebagai rivalnya sejak ajang Red Bull Rookies Cup.

Meskipun sempat mengalami sedikit penurunan ritme dan turun ke posisi ke-11, Veda tidak menyerah. Ia berhasil bangkit, kembali masuk ke persaingan 10 besar, dan perlahan tapi pasti menembus barisan depan. Pada fase akhir lomba, pembalap muda Indonesia ini bahkan sempat berada di posisi lima besar, sebelum akhirnya harus puas finis di peringkat keenam.

Secara total, Veda mencatatkan waktu 33 menit 29,064 detik. Hasil ini menjadi salah satu penampilan terbaiknya di musim 2026, terutama jika melihat perjuangannya dari posisi start yang jauh di belakang.

Tambahan poin berharga dari seri Spanyol ini membawa Veda Ega Pratama menempati peringkat keenam dalam klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 37 poin. Poin ini diraihnya dari tiga balapan dari empat seri awal musim, menunjukkan konsistensinya dalam mengumpulkan poin.

Baca juga di sini: Jaminan Elektronik Nontunai Bea Cukai: Percepat dan Modernisasi Layanan Kepabeanan

Capaian impresif ini membuka peluang besar bagi Veda untuk bersaing dalam perebutan gelar Rookie of the Year. Dengan performa yang terus menunjukkan peningkatan signifikan di setiap seri, Veda Ega Pratama berpotensi menjadi ancaman serius bagi para rivalnya di sisa musim Moto3 2026.