Trump Mengaku Sepupu Raja Inggris, Ingin Tinggal di Istana Buckingham

by -4 Views
Trump Mengaku Sepupu Raja Inggris, Ingin Tinggal di Istana Buckingham

KabarDermayu.com – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengungkapkan keinginannya yang tidak biasa untuk tinggal di Istana Buckingham, kediaman resmi keluarga kerajaan Inggris di London. Trump menyatakan niatnya untuk mendiskusikan gagasan ini secara langsung dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla.

Ungkapan tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial Truth Social pada hari Selasa. Ia mengaku selalu memiliki keinginan untuk merasakan pengalaman tinggal di istana ikonik tersebut. Pernyataan ini muncul setelah sebuah media Inggris, Daily Mail, melaporkan adanya hubungan kekerabatan antara Trump dan Raja Charles III.

Menurut laporan tersebut, Trump dan Raja Charles III disebut memiliki garis keturunan bangsawan Skotlandia yang sama, yaitu dari Earl of Lennox ketiga. Hubungan ini digambarkan sebagai hubungan sepupu yang sangat jauh, terbentang hingga 15 generasi.

Kabar mengenai keinginan Trump ini beredar seiring dengan kunjungan resmi Raja Charles III ke Amerika Serikat yang dijadwalkan pada Senin, 27 April 2026. Kunjungan ini menandai momen penting, di mana Raja Charles III akan menyampaikan pidato di hadapan Kongres AS. Ini akan menjadi pidato pertama dari anggota keluarga kerajaan Inggris di hadapan parlemen AS sejak tahun 1991.

Sebelumnya, Istana Buckingham telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat. Pihak istana mengonfirmasi bahwa kunjungan tersebut akan tetap berjalan sesuai rencana, meskipun sempat terjadi insiden penembakan di Hotel Hilton Washington pada Sabtu malam. Insiden tersebut terjadi saat acara jamuan makan malam yang dihadiri oleh Donald Trump bersama para wartawan Gedung Putih.

Baca juga di sini: Habib Jafar Ungkap Alasan Sebut Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL sebagai Syahid

Pernyataan dari Istana Buckingham, seperti dikutip oleh koran The Independent, menegaskan bahwa setelah melalui diskusi sepanjang hari dan atas saran dari Pemerintah, kunjungan kenegaraan Yang Mulia Raja Charles III akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.