KabarDermayu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lonjakan volume lalu lintas keluar wilayah Jabotabek selama periode libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, melaporkan bahwa sebanyak 321.039 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-1 hingga H libur panjang, yaitu Selasa hingga Rabu, 26-27 Mei 2026.
Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama. Keempat gerbang tol tersebut adalah GT Cikampek Utama yang mengarah ke Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa menuju Merak, dan GT Ciawi menuju Puncak.
Rivan menjelaskan bahwa total volume kendaraan yang keluar Jabotabek ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 19,62 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Pada kondisi normal, volume kendaraan yang keluar tercatat sebanyak 268.392 kendaraan.
Distribusi kendaraan keluar Jabotabek menuju tiga arah utama menunjukkan preferensi yang berbeda dari para pengguna jalan. Mayoritas, atau sebanyak 156.206 kendaraan (48,7 persen), memilih arah Timur, yang mencakup wilayah Trans Jawa dan Bandung.
Sementara itu, sebanyak 86.786 kendaraan (27,0 persen) bergerak menuju arah Barat, yaitu Merak. Sisanya, 78.047 kendaraan (24,3 persen), menuju arah Selatan, khususnya kawasan Puncak.
Baca juga: Dugaan Riset Palsu di Forum Internasional: Pelaku Mengaku Salah
Untuk arah Timur, rinciannya adalah sebagai berikut. Lalu lintas keluar Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 81.030 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 52,67 persen dari lalu lintas normal.
Sedangkan untuk arah Bandung, lalu lintas keluar Jabotabek melalui GT Kalihurip Utama di Jalan Tol Cipularang mencatat jumlah 75.176 kendaraan. Terdapat peningkatan sebesar 35,26 persen dari kondisi normal.
Secara total, akumulasi lalu lintas keluar Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut adalah 156.206 kendaraan. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 43,76 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Sementara itu, untuk arah Barat menuju Merak, lalu lintas keluar Jabotabek melalui GT Cikupa di Jalan Tol Tangerang-Merak tercatat sebanyak 86.786 kendaraan. Menariknya, angka ini justru lebih rendah 8,63 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Untuk arah Selatan menuju Puncak, jumlah kendaraan yang keluar Jabotabek melalui GT Ciawi di Jalan Tol Jagorawi sebanyak 78.047 kendaraan. Terdapat peningkatan sebesar 20,53 persen dari lalu lintas normal.
Rivan menambahkan bahwa pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, tepatnya pada Rabu, 27 Mei 2026, volume arus lalu lintas keluar wilayah Jabotabek tercatat sebanyak 124.719 kendaraan.
Meskipun secara kumulatif angka ini tercatat lebih rendah 8,51 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal, Jasa Marga tetap mengamati adanya peningkatan mobilitas masyarakat. Peningkatan ini terutama terlihat pada arah Timur (ke Trans Jawa dan Bandung) yang naik sebesar 6,85 persen, serta ke arah Selatan (ke Puncak) yang meningkat 5,90 persen dari lalu lintas normal.
Menghadapi lonjakan aktivitas perjalanan pada rangkaian libur panjang Idul Adha 1447 H, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, Rivan menekankan bahwa Jasa Marga telah memastikan kesiapan layanan informasi dan bantuan darurat. Call Center Jasa Marga di nomor 133 beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani pengguna jalan.
Call Center 133 siap memantau kelancaran perjalanan masyarakat. Petugas Jasa Marga juga memastikan setiap laporan terkait gangguan kendaraan, kebutuhan informasi rute, hingga penanganan kondisi darurat dapat segera direspons oleh petugas di lapangan secara cepat dan tepat.
Pengguna jalan dapat memperoleh informasi lalu lintas terkini dan mengajukan permintaan bantuan selama berkendara di jalan tol melalui nomor _Call Center_ 133 Jasa Marga. Selain itu, informasi juga tersedia melalui akun X @PTJASAMARGA, Aplikasi Travoy, serta berbagai kanal media sosial resmi Jasa Marga Group.





