KabarDermayu.com – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan respons tegas terhadap kritik yang menyebut timnya sedang berada di titik terendah setelah kembali gagal meraih gelar domestik dalam dua musim terakhir.
Meski dipastikan gagal menjuarai Liga Spanyol 2025/2026, Arbeloa menilai situasi Los Blancos jauh dari kata krisis. Kepastian Madrid gagal mengejar gelar liga muncul setelah kekalahan 0-2 dari Barcelona dalam laga El Clasico awal pekan ini, yang sekaligus mengukuhkan sang rival sebagai juara dua musim beruntun.
Baca juga: Iran Ajukan 5 Ketentuan kepada AS untuk Lanjut Perundingan
Namun, Arbeloa terkejut dengan narasi keterpurukan yang diarahkan kepada timnya. Ia menyatakan bahwa Real Madrid selalu memiliki standar yang sangat tinggi, sehingga ekspektasi publik pun selalu besar.
“Saya terkejut mendengar kami disebut sudah berada di titik terendah. Kalau begitu, klub lain berada di posisi apa? Kami tidak pernah sampai 50 tahun tanpa memenangkan apa pun,” ujar Arbeloa melalui laman resmi klub.
Meski performa Madrid menurun dengan hanya meraih dua kemenangan dari enam laga terakhir, pelatih berusia 43 tahun itu menjanjikan skuad yang lebih kompetitif di musim mendatang. Ia menekankan bahwa dalam olahraga, tidak ada klub yang bisa memenangkan gelar bergengsi setiap tahunnya.
“Kami akan memiliki skuad yang lebih kuat. Saya tidak akan berani mengatakan Real Madrid tidak akan memenangkan apa pun musim depan,” tegas mantan bek timnas Spanyol tersebut. Ia juga menyerukan agar seluruh elemen klub tetap bersatu seperti keluarga untuk melewati masa sulit ini.
Di tengah sorotan tajam, posisi Arbeloa di kursi pelatih mulai diguncang rumor kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu. Menanggapi isu tersebut, Arbeloa memilih untuk tetap profesional dan fokus menyelesaikan sisa kompetisi musim ini.
Madrid sendiri telah mengunci posisi runner-up klasemen dan tidak akan tergeser meskipun meraih hasil buruk pada laga sisa, termasuk melawan Real Oviedo pada Jumat (15/5) dini hari WIB. Arbeloa berharap keputusannya untuk fokus pada laga-laga tersisa melawan Oviedo, Sevilla, dan Athletic Bilbao dapat dihormati oleh semua pihak.





