Mensos Gus Ipul Copot Dua Pejabat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat

oleh -5 Dilihat
Mensos Gus Ipul Copot Dua Pejabat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat

KabarDermayu.com – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengambil tindakan tegas terkait isu pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Ia membebastugaskan dua pejabat penting menyusul adanya polemik mengenai pengadaan perlengkapan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat.

Langkah ini diambil guna memfasilitasi proses evaluasi dan investigasi yang lebih mendalam terkait pengadaan tersebut. Gus Ipul menyatakan bahwa pembebasan tugas ini bersifat sementara dan dilakukan untuk memastikan proses berjalan objektif.

Pejabat yang dibebastugaskan adalah Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa yang merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada Satuan Kerja Sekretariat Jenderal, serta Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.

Baca juga: City Bungkam Palace 3-0, Persaingan Puncak Klasemen Makin Sengit

Untuk melanjutkan pendalaman isu ini, Gus Ipul telah menugaskan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemensos. Irjen akan bertanggung jawab penuh atas evaluasi dan investigasi yang komprehensif.

Selain itu, Gus Ipul juga meminta Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos untuk segera melakukan rasionalisasi anggaran pada pengadaan tahun 2026. Penguatan kapasitas tim pengadaan dan pengawalan langsung juga menjadi prioritas.

Semua langkah ini, menurut Gus Ipul, merupakan bagian dari upaya perbaikan sistem pengadaan di Kemensos untuk tahun mendatang. Tujuannya adalah agar pengadaan barang dan jasa dapat berjalan lebih baik.

Gus Ipul menegaskan bahwa Kemensos telah berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Konsultasi ini bertujuan untuk memastikan proses pengadaan berjalan akuntabel, transparan, dan terbebas dari praktik korupsi.

Isu mengenai dugaan mark-up harga pada pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat ini sebelumnya sempat viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Mensos membentuk tim khusus untuk mendalami isu-isu pengadaan barang dan jasa di Kemensos.

Tim khusus ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama dengan Irjen Kemensos. Pembentukan tim ini diharapkan memberikan gambaran yang lebih jelas kepada publik.

“Supaya kita bisa lebih jelas mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang isu-isu yang selama ini berkembang di media sosial. Sebab berita itu kadang-kadang benar semua, kadang-kadang separuh benar,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers yang dikutip pada Kamis, 14 Mei 2026.