Mahasiswi Unpad Terlindas Motor Jambret di Jatinangor

oleh -5 Dilihat
Mahasiswi Unpad Terlindas Motor Jambret di Jatinangor

KabarDermayu.com – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, Jawa Barat, tengah gencar melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang dialami oleh seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) di wilayah Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, mengonfirmasi adanya peristiwa penjambretan tersebut. Kejadian ini berlangsung pada Selasa malam, 12 Mei. Pihaknya segera bergerak cepat untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar ada kejadian itu, korbannya mahasiswi Unpad. Kami sudah lakukan cek TKP dan penyelidikan awal untuk mencari identitas pelaku,” ujar AKP Tanwin Nopiansah saat dikonfirmasi di Sumedang pada Kamis.

Ia merinci bahwa insiden tragis ini terjadi di sebuah gang sempit yang berlokasi di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor. Peristiwa ini terjadi pada tengah malam.

Dalam keterangan terpisah, Kanit Reskrim Polsek Jatinangor, Ipda Hendi Setiawan, memaparkan kronologi kejadian. Semuanya bermula ketika korban sedang dalam perjalanan pulang setelah membeli makanan di pinggir jalan raya.

Tiba-tiba, korban diduga dihadang oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor. Pelaku secara sadis menodongkan senjata tajam jenis pisau kepada korban, sembari memerintahkan korban untuk tidak bergerak.

Dalam situasi yang mencekam dan penuh kepanikan, korban berusaha menyelamatkan diri. Ia berlari menuju sebuah gang kecil, namun nahas, korban terjatuh.

Saat korban berteriak meminta pertolongan dalam kondisi terjatuh, pelaku diduga melindas korban dengan sepeda motornya. Pelaku kemudian segera melarikan diri dari lokasi kejadian. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka lecet dan saat ini masih dalam proses pemulihan.

Pihak kepolisian telah berupaya mengambil keterangan awal dari korban. Namun, hingga berita ini diturunkan, korban belum bersedia untuk membuat laporan resmi terkait insiden tersebut.

Baca juga: Perintah Prabowo: Suku Bunga PNM Harus Turun di Bawah 9 Persen

Meskipun demikian, kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan tetap berlanjut. Upaya pencarian pelaku terus dilakukan, termasuk penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan pengumpulan keterangan dari para saksi untuk mengungkap identitas pelaku.