KAI Berupaya Menutup 40 Perlintasan Liar di Tahun Ini

oleh -6 Dilihat
KAI Berupaya Menutup 40 Perlintasan Liar di Tahun Ini

KabarDermayu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memiliki target ambisius untuk menutup 40 perlintasan liar sepanjang tahun 2026.

Langkah strategis ini diambil demi meningkatkan aspek keselamatan dalam setiap perjalanan kereta api yang melintasi wilayah operasionalnya.

“Kami ditugaskan untuk menyelesaikan penutupan sekitar 40 perlintasan liar. Perlintasan ini umumnya memiliki lebar kurang dari dua meter dan tidak dilengkapi penjaga,” ujar Deputi 2 Daop 1 Jakarta PT KAI, Deddy Hendrady, kepada wartawan.

Deddy menambahkan bahwa penutupan ini merupakan upaya krusial untuk menjamin keselamatan operasional kereta api. Ia menekankan pentingnya menghilangkan titik-titik rawan kecelakaan yang berpotensi membahayakan.

Baca juga: Perjalanan Inter Milan Meraih Rekor Juara Coppa Italia

Lebih lanjut, Deddy menuturkan bahwa terdapat lima perlintasan yang dikategorikan sebagai swadaya di area antara Cawang dan Tebet. Perlintasan-perlintasan ini telah dikoordinasikan untuk ditutup secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pemerintah wilayah setempat.

Namun, hingga saat ini, PT KAI baru berhasil menutup satu titik perlintasan liar di kawasan Tebet-Cawang. Proses penutupan lebih lanjut masih menunggu dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Untuk tahun ini, baru satu titik yang berhasil kami tutup. Program KAI memang menargetkan lima perlintasan, namun realisasinya sangat bergantung pada bantuan dari pemda, apakah penutupan akan dilakukan seluruhnya atau tidak,” ungkap Deddy.

Ia menjelaskan bahwa semua perlintasan liar memiliki tingkat bahaya yang sama, terlepas dari lokasinya. Kendala utama dalam pembangunan perlintasan resmi yang aman adalah keterbatasan lahan dan besarnya biaya yang dibutuhkan.

“Keterbatasan lahan memang menjadi faktor utama, ditambah lagi dengan besarnya biaya yang diperlukan. Untuk membangun perlintasan resmi, kita perlu alat khusus, pos penjagaan, serta merekrut sumber daya manusia untuk petugas penjaga,” jelas Deddy mengenai tantangan yang dihadapi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta secara resmi telah menutup perlintasan sebidang liar yang berada di jalur antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan warga di sekitar area tersebut.

Perpindahan lokasi penutupan perlintasan ini merupakan hasil dari musyawarah yang telah dilakukan bersama dengan perwakilan warga. Pertimbangan utama dilakukannya perpindahan lokasi adalah adanya permintaan dari masyarakat.

Masyarakat menganggap lintasan di RT 05 memiliki tingkat penggunaan yang lebih tinggi oleh warga dibandingkan lokasi lainnya. Oleh karena itu, penutupan di lokasi tersebut diprioritaskan demi mengakomodasi kebutuhan dan keselamatan mayoritas warga.