Perkuat Edukasi dan Mitigasi Hantavirus di Jakarta

oleh -6 Dilihat
Perkuat Edukasi dan Mitigasi Hantavirus di Jakarta

KabarDermayu.com – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk lebih serius dalam memperkuat upaya edukasi dan mitigasi terkait penyakit hantavirus di wilayah ibu kota.

Kekhawatiran di kalangan masyarakat terhadap hantavirus dilaporkan semakin meningkat, terutama setelah maraknya informasi mengenai virus tersebut beredar luas di media sosial. Menanggapi hal ini, Yudha menilai pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan edukasi yang memadai.

Tujuannya adalah agar masyarakat tidak diliputi kepanikan yang tidak perlu. “Masyarakat sekarang banyak takut setelah melihat informasi di medsos. Pemerintah harus hadir memberikan edukasi yang jelas, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujar Yudha, mengutip ANTARA pada Jumat, 15 Mei 2026.

Lebih lanjut, Yudha mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan sistem penanganan yang memadai. Hal ini penting sebagai antisipasi jika kasus hantavirus menunjukkan perkembangan yang lebih luas.

Baca juga: Persija Tak Boleh Dipermalukan Lagi, Mauricio Souza Siapkan Strategi Hadapi Persik Kediri

Ia menekankan bahwa meskipun harapan utamanya adalah virus tersebut tidak menyebar luas, pemerintah tetap wajib mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. “Harapannya tentu tidak sampai meluas. Tapi pemerintah tetap harus siap mengantisipasi kemungkinan terburuk,” tuturnya.

Menurut Yudha, potensi penyebaran hantavirus tidak boleh dianggap enteng. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk segera merumuskan dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi secara serius.

Ia menambahkan bahwa pengalaman selama pandemi COVID-19 seharusnya menjadi pelajaran berharga. Pelajaran ini diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk lebih sigap dalam menghadapi ancaman penyakit menular baru di masa mendatang.

Untuk itu, Yudha mengimbau Pemprov DKI Jakarta, bersama dengan pemerintah pusat, untuk segera melakukan kajian mendalam mengenai potensi penyebaran virus tersebut. “Ini harus ada kajian khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Pusat. Intinya harus siap sedia payung sebelum hujan, belajar dari pengalaman COVID-19,” pungkasnya.