Mohamed Salah: Perpisahan Manis untuk Sang Bintang Liverpool?

oleh -6 Dilihat
Mohamed Salah: Perpisahan Manis untuk Sang Bintang Liverpool?

KabarDermayu.com – Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik keras kepada Mohamed Salah jelang laga terakhir Liverpool musim ini. Rooney menilai Salah tidak pantas mendapatkan perpisahan yang manis di Anfield menyusul komentar kontroversialnya mengenai gaya bermain tim.

Pernyataan tajam ini muncul setelah kekalahan Liverpool dengan skor 2-4 dari Aston Villa. Dalam pertandingan tersebut, Salah baru diturunkan sebagai pemain pengganti setelah pulih dari cedera.

Namun, sorotan justru tertuju padanya pasca pertandingan. Melalui media sosial, bintang asal Mesir itu diduga menyindir pelatih baru, Arne Slot, terkait gaya bermain Liverpool yang dianggap telah kehilangan identitas “heavy metal football” yang menjadi ciri khas era Jurgen Klopp.

Komentar tersebut sontak memicu reaksi keras dari Rooney. Mantan kapten Manchester United itu menilai Salah telah bersikap egois dan tidak menunjukkan rasa hormat kepada pelatihnya sendiri di hadapan publik.

“Saya sedih melihat akhir perjalanan Salah seperti ini setelah semua yang sudah ia berikan untuk Liverpool,” ujar Rooney, mengungkapkan kekecewaannya.

“Dia bicara soal heavy metal football, yang berarti dia ingin kembali ke gaya Jurgen Klopp. Tapi menurut saya Salah sudah tidak mampu lagi bermain dengan intensitas setinggi itu,” lanjutnya, menyiratkan keraguan terhadap kemampuan Salah untuk kembali ke level intensitas tersebut.

Rooney bahkan menyatakan, jika dirinya adalah Arne Slot, maka Salah tidak akan diizinkan berada di sekitar stadion pada laga perpisahan Liverpool melawan Brentford di akhir pekan nanti.

“Kalau saya Arne Slot, saya tidak akan membiarkannya mendekati stadion untuk laga terakhir,” tegas Rooney, menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap sikap Salah.

Baca juga: TNI Menyangkal Keterlibatan dalam Ledakan Gereja di Papua Tengah

Pria berusia 40 tahun itu kemudian mengaitkan situasi Salah dengan pengalamannya sendiri bersama Sir Alex Ferguson. Rooney pernah dicoret dari skuad pada laga terakhir Ferguson di Old Trafford karena berselisih dengan sang manajer, sebuah kejadian yang mungkin memberinya perspektif.

Menurut Rooney, tindakan Salah telah menciptakan situasi yang sulit di ruang ganti Liverpool, berpotensi mengganggu keharmonisan tim.

“Dia seperti melempar granat ke dalam tim. Dia menunjukkan bahwa dirinya tidak percaya pada Arne Slot dan membiarkan rekan-rekannya menghadapi dampaknya musim depan,” ujarnya, menyoroti potensi dampak negatif terhadap tim.

Rooney juga menilai performa Salah di musim ini belum cukup memuaskan, sehingga sang pemain mencoba membela diri melalui komentar kontroversial tersebut.

“Saya rasa Salah sedang mencoba membenarkan dirinya sendiri karena musimnya buruk. Itu tindakan yang egois,” tambah Rooney, menggarisbawahi dugaan motif di balik komentar tersebut.

Meski mengakui kontribusi Salah selama hampir satu dekade bersama Liverpool sangat layak diapresiasi, Rooney tetap berpendapat bahwa pemain berusia 33 tahun itu telah melewati batas dengan komentarnya.

“Anda tidak bisa dua kali menghina pelatih di depan publik lalu berharap semuanya baik-baik saja,” ucap Rooney, menekankan konsekuensi dari tindakan Salah.

Salah sendiri telah mengonfirmasi keputusannya untuk meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini. Kepergiannya terjadi setelah ia mempersembahkan banyak trofi dan penghargaan individu sejak bergabung pada tahun 2017. Namun, perpisahan megabintang ini kini terancam diwarnai suasana panas di Anfield akibat kontroversi yang muncul.