Wamendagri dan ASN IPDN NTB Bersih Pantai Dukung Indonesia ASRI

oleh -12 Dilihat
Wamendagri dan ASN IPDN NTB Bersih Pantai Dukung Indonesia ASRI

KabarDermayu.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Lombok Barat dan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Nusa Tenggara Barat (NTB) telah melaksanakan Gerakan Bersih Pantai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung gerakan nasional Indonesia ASRI, yang berarti Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Bima Arya menekankan bahwa gerakan Indonesia ASRI seharusnya bukan hanya sekadar seremoni atau kegiatan yang dilakukan sesekali. Gerakan ini harus diintegrasikan menjadi bagian dari rutinitas pemerintah daerah (Pemda).

Ia menyampaikan bahwa Presiden telah menitipkan pesan kepada seluruh kepala daerah dan Menteri Dalam Negeri untuk mengawal serta mengawasi gerakan ASRI. Gerakan ini mencakup aspek keamanan, kesehatan, kebersihan (resik), dan keindahan lingkungan.

Baca juga: Rupiah Anjlok: Nilai Tukar Tembus Rp 17.719 Per Dolar AS

Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah wisata, termasuk Lombok. Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata agar memberikan kesan yang baik bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, Pemda diharapkan untuk tidak mengabaikan masalah sampah dan mampu mengelolanya dengan bijak.

Bima Arya mengamati bahwa masih ada timbunan sampah di sepanjang jalan yang dilaluinya saat berlari pagi bersama para praja. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak, meskipun pantai di Lombok, khususnya Senggigi, secara umum sudah cantik dan bersih. Namun, akan jauh lebih baik jika semua pihak bergerak bersama dan tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih secara insidental.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya memberikan contoh positif dari Komunitas Peduli Ciliwung di Bogor. Komunitas ini telah aktif membersihkan sampah selama bertahun-tahun, bahkan meluas kegiatannya tidak hanya di sungai tetapi juga di taman-taman. Menurutnya, gerakan yang berbasis komunitas seperti ini adalah praktik baik yang perlu terus dihidupkan oleh Pemda.

Ia berharap gerakan ASRI dapat diinternalisasi oleh seluruh elemen masyarakat melalui program yang komprehensif, mulai dari pencegahan hingga penanganan. Menjaga kebersihan tidak cukup hanya dengan memungut sampah, melainkan juga memerlukan keterlibatan langsung dari para kepala daerah untuk turun ke lapangan.

Bima Arya juga berpesan kepada para praja IPDN yang mengikuti apel. Ia berharap kelak ketika mereka menjadi kepala daerah, mereka tetap dekat dengan masyarakat dan aktif bekerja di lapangan.

Ia menekankan pentingnya para praja untuk terus turun ke lapangan dan tidak hanya terpaku di belakang meja atau terjebak dalam acara seremonial. Tugas mereka adalah memastikan staf dan bawahan bergerak bersama rakyat serta warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha, Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair, Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Akmal Malik, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi NTB.