Menhan dan Panglima TNI Bahas Pasukan Perdamaian dengan Komisi I DPR

oleh -8 Dilihat
Menhan dan Panglima TNI Bahas Pasukan Perdamaian dengan Komisi I DPR

KabarDermayu.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Robi Herbawan, menggelar rapat koordinasi dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa, 19 Mei 2026.

Rapat ini berfokus pada perkembangan dinamika geopolitik global serta peran Indonesia dalam pasukan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menjelaskan bahwa tema utama rapat adalah dinamika geopolitik global dan pasukan perdamaian di Timur Tengah.

Utut menyoroti dampak signifikan dari konflik yang terjadi di Timur Tengah. Ia secara khusus menyebutkan Selat Hormuz sebagai titik krusial yang menyuplai sekitar 20 persen minyak dunia.

Baca juga: Maverick Vinales Yakin Pulih Pasca Operasi Trauma, Jalani Perawatan Tepat

Ia menambahkan bahwa serangan yang terjadi di Iran, meskipun diharapkan tidak membawa Indonesia ke dalam kesulitan, tetap memiliki potensi dampak pada pasokan minyak global.

Selain isu geopolitik, Komisi I DPR RI juga membahas penempatan pasukan perdamaian Indonesia dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Utut memaparkan bahwa jumlah personel Indonesia dalam UNIFIL, yang awalnya berjumlah delapan ribu, kini telah berkurang menjadi 754 orang. Indonesia menjadi kontingen terbesar dalam misi tersebut, yang dikomandani oleh seorang Mayor Jenderal dari Spanyol.

Meskipun terdapat berbagai pandangan masyarakat mengenai penarikan pasukan, Utut menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap aktif memelihara perdamaian dunia sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar.

Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan pemaparan mendalam dari Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin.