Panglima Tertinggi NATO Sambut Baik Penarikan Pasukan AS dari Jerman

oleh -7 Dilihat
Panglima Tertinggi NATO Sambut Baik Penarikan Pasukan AS dari Jerman

KabarDermayu.com – Komandan tertinggi NATO, Jenderal AS Alexus Grynkewich, menyatakan bahwa penarikan 5.000 pasukan Amerika Serikat dari Jerman tidak akan merugikan pertahanan aliansi. Keputusan ini, yang diambil oleh Presiden AS Donald Trump, juga diantisipasi akan diikuti oleh penempatan kembali pasukan AS di masa mendatang.

Jenderal Angkatan Udara AS tersebut menjelaskan bahwa sekutu NATO harus siap menghadapi pergeseran penempatan pasukan AS. Hal ini seiring dengan peningkatan kapasitas militer yang dibangun oleh negara-negara Eropa.

“Saya ingin menekankan bahwa keputusan ini tidak berdampak pada pelaksanaan rencana regional kami,” ujar Jenderal AS Alexus Grynkewich, yang menjabat sebagai Komandan Tertinggi Sekutu NATO di Eropa. Pernyataan ini disampaikan kepada wartawan dan dilansir oleh CNA pada Rabu.

Grynkewich menambahkan, “Seiring sekutu membangun kemampuan mereka, Amerika Serikat mampu menarik kembali kemampuan tersebut dan menggunakannya untuk prioritas global lainnya, jadi saya sangat nyaman dengan posisi kita saat ini.”

Langkah mendadak dari Washington ini muncul setelah adanya perselisihan antara Trump dan Kanselir Jerman Friedrich Merz. Perbedaan pandangan tersebut terkait dengan perang di Iran dan mengejutkan para sekutu.

Meskipun demikian, pemerintahan Trump sebelumnya telah menginformasikan kepada negara-negara Eropa mengenai rencana penarikan pasukan AS. Hal ini didasari oleh fokus AS pada ancaman lain di seluruh dunia.

“Kita harus mengharapkan adanya penempatan kembali pasukan AS dari waktu ke waktu seiring sekutu membangun kapasitas mereka,” kata Grynkewich. Ia menambahkan bahwa proses ini akan terus berlangsung selama beberapa tahun ke depan.

Para anggota NATO di Eropa telah berupaya meremehkan dampak dari penarikan pasukan AS. Namun, cara pengumuman yang mendadak ini justru memperkuat kekhawatiran mengenai komitmen Trump terhadap aliansi NATO.

Presiden AS sebelumnya telah mengkritik Eropa terkait respons mereka terhadap perang dengan Iran. Trump juga berulang kali mengancam akan mempertimbangkan untuk keluar dari NATO.

Eropa akan berupaya meredakan ketegangan pada pertemuan para menteri luar negeri NATO yang dijadwalkan di Swedia akhir pekan ini. Pertemuan tersebut akan dihadiri pula oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Baca juga: Perkuat Rupiah: Purbaya Dorong Pemegang Dolar Jual Aset

Aliansi NATO tengah mempersiapkan pertemuan puncak dengan Trump yang akan dilaksanakan di Turki pada bulan Juli. Dalam pertemuan tersebut, NATO berencana untuk menunjukkan peningkatan pengeluaran pertahanan Eropa guna menjaga kepuasan pemimpin AS tersebut.