Pentignya Food Estate Papua Selatan untuk Kedaulatan Pangan Jangka Panjang

oleh -10 Dilihat
Pentignya Food Estate Papua Selatan untuk Kedaulatan Pangan Jangka Panjang

KabarDermayu.com – Pengembangan kawasan lumbung pangan atau food estate di Wanam, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, dinilai sangat krusial untuk menjamin kedaulatan pangan Indonesia dalam jangka panjang.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang meliputi pencetakan sawah baru seluas satu juta hektare ini mendapat sorotan positif dari berbagai pihak.

Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar, Panggah Susanto, menekankan pentingnya inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa pencetakan sawah baru sangat vital untuk ketahanan pangan di masa depan.

“Cetak sawah baru ini penting untuk ketahanan pangan jangka panjang, untuk antisipasi kebutuhan pangan yang meningkat, dan menghindari ketergantungan pangan dari negara lain,” ujar Panggah Susanto pada Jumat, 22 Mei 2026.

Lebih lanjut, Panggah menjelaskan bahwa selain untuk kebutuhan jangka panjang, program ini juga berkontribusi pada pencapaian kedaulatan pangan dalam skala waktu pendek dan menengah.

Baca juga: Ruko 3 Lantai Rooftop CitraGarden City: View Danau di Solea Terrace

“Selain itu untuk capaian ketahanan pangan dalam jangka pendek dan menengah secara simultan juga dengan mengoptimalkan lahan yang ada,” tambahnya.

Sebelumnya, pembangunan food estate di Wanam, Merauke, Papua Selatan, juga telah mendapat apresiasi sebagai langkah strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, turut menegaskan bahwa proyek ini merupakan program strategis jangka panjang. Ia melihatnya selaras dengan program prioritas Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Bawono Kumoro mendesak agar program ini terus dilanjutkan tanpa hambatan. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menggagalkan upaya pencapaian ketahanan pangan ini.

“Tentu harus tetap dilanjutkan. Jangan justru terhenti ketika ada upaya dari kalangan tertentu yang mencoba menggagalkan program ini,” tegas Bawono Kumoro pada Rabu, 20 Mei 2026.