Hercules Bantah Paksa Anak Ahmad Bahar Lepas Jilbab dan Todong Pistol

oleh -6 Dilihat
Hercules Bantah Paksa Anak Ahmad Bahar Lepas Jilbab dan Todong Pistol

KabarDermayu.com – Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshal alias Hercules, membantah keras tudingan yang dialamatkan kepadanya terkait dugaan intimidasi terhadap anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana.

Hercules menegaskan bahwa tudingan pemaksaan membuka jilbab hingga penodongan senjata api adalah fitnah belaka. Pernyataan ini disampaikan Hercules dalam konferensi pers yang digelar di DPP GRIB Jaya, Jakarta Barat, pada Minggu, 24 Mei 2026.

“Mengenai tuduhan bahwa kerudungnya dipaksa dibuka atau ditodong senjata api, itu semua adalah fitnah,” ujar Hercules dengan tegas.

Ia menambahkan bahwa Ilma justru diperlakukan dengan baik selama berada di kantor DPP GRIB Jaya. Bahkan, Hercules mengklaim pihaknya telah memberikan makanan dan obat ketika Ilma mengeluhkan kondisi sakitnya.

“Ada saksi mata, yaitu Pak RW. Anak itu kami perlakukan dengan baik. Di sini ada lima anggota GRIB perempuan yang menemani. Saat ia mengaku pusing dan flu, kami carikan obat dan memberinya makan karena dia belum makan,” jelas Hercules.

Lebih lanjut, Hercules memaparkan bahwa saat pihak Polres Metro Depok menghubungi mereka, Ilma dipastikan dalam kondisi aman. Setelah itu, Ilma diantar untuk bertemu dengan ayahnya di Polres Depok.

“Karena ayahnya sudah berada di Polres Depok, maka Ketua RW beserta tim pengacara kami mengantarkan anak tersebut ke Polres Depok untuk bertemu ayahnya agar masalah ini bisa diklarifikasi dan diselesaikan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ilma Sani Fitriana melaporkan dugaan penjemputan paksa dan penyekapan oleh sejumlah anggota GRIB Jaya ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut dibuat pada Jumat, 22 Mei 2026, dengan nomor STTLP/B/3678/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Dalam laporannya, Ilma juga turut menyeret nama Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, terkait peristiwa yang disebut terjadi pada 17 Mei 2026.

Ilma didampingi kuasa hukumnya, Gufroni, saat membuat laporan. Mereka juga menyertakan barang bukti berupa video dan tangkapan layar percakapan WhatsApp.

“Bagi kami, ini sudah masuk kepada tindak pidana, ya. Tindak pidana termasuk, ya, penyanderaan, kemudian penculikan, ancaman verbal, kemudian penggunaan senjata api dan segala macam. Itu yang pertama,” ungkap pengacara Ilma, Gufroni, pada Jumat, 22 Mei 2026.

Rumah penulis sekaligus pemilik akun TikTok @pecimiringg_, Ahmad Bahar, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, memang didatangi oleh sejumlah anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya. Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, ini menjadi sorotan publik.

Muncul narasi dugaan pengepungan hingga penyanderaan anak Ahmad Bahar. Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan terkait kedatangan massa ke rumah Ahmad Bahar.

Polisi menerima aduan warga melalui layanan call center 110 dan segera melakukan pengecekan ke lokasi. “Pada hari itu (kami) melaksanakan pengecekan pengaduan warga lewat 110 dimana rumah Bapak Ahmad Bahar yang didatangi Pak Hercules,” kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Made Budi, pada Senin, 18 Mei 2026.

Menurut Made, kedatangan massa tersebut dipicu oleh konten yang dibuat oleh Ahmad Bahar, yang dianggap merugikan Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.

“Terkait konten Bapak Ahmad Bahar yang merugikan Saudara Hercules yang menurut keterangan Bapak Ahmad Bahar handphone kena hacker,” jelas Made.

Sempat beredar kabar bahwa anak Ahmad Bahar ikut dibawa saat sang ayah dicari. Namun, polisi memastikan kondisi anak Ahmad Bahar dalam keadaan aman dan sehat.

Baca juga: Dony Tri Pamungkas: Pemain Muda Terbaik Super League, Komentar Bijak

“Kondisi anaknya (Ahmad Bahar) sudah kembali dalam keadaan sehat. Kondisi anaknya sudah kembali dalam keadaan sehat,” ujar Made Budi.